Adam Gadahn Serukan Muslim AS Mulai Lakukan Serangan Bersenjata

Adam Gadahn, tokoh al-Qaidah yang sangat berpengaruh kelahiran Amerika, telah menyerukan mengangkat senjata untuk Muslim di AS.
Dalam sebuah video yang baru dirilis, Gadahn mengatakan Muslim di Barat untuk menyediakan senapan serbu dan menargetkan serangan terhadap lembaga-lembaga utama dan tokoh masyarakat.
“Jangan bergantung pada orang lain, lakukan tugas ini lewat diri anda sendiri,” kata Gadahn, menurut Middle East Media Research Institute. “Apa yang Anda tunggu? Amerika benar-benar dibanjiri dengan senjata api yang mudah didapat.”
Video provokatif berdurasi 2 jam ini mulai bermunculan di situs jihad Jumat kemarin (3/6). Selain menawarkan tips tentang cara untuk memperoleh senjata api, Gadahn memberikan contoh sasaran potensial seperti Merrill Lynch, Bank of America dan Exxon.
“Ini hanya soal mempercayakan hal tersebut kepada Allah dan memilih tempat yang tepat, saat yang tepat serta metode yang tepat,” kata Gadahn.
Takut ketahuan tidak seharusnya menjadi alat pencegah, menurut Gadahn: “Jika itu kehendak Allah bahwa Anda ditangkap, maka itu bukan akhir dunia dan tidak selalu berarti bahwa Anda akan menghabiskan sisa hidup Anda di penjara, “katanya menegaskan.
Gadahn, 32 tahun, lahir di California pada tahun 1978 dari seorang ayah Yahudi dan ibu Kristen. Pada usia 17, ia masuk Islam dan direkrut oleh sebuah masjid yang memiliki hubungan dengan al Qaidah. Gadahn kemudian berjihad ke Afghanistan, di mana ia bergabung dengan al Qaidah, bertemu Usamah bin Ladin dan menjadi propagandis utama kelompok tersebut.
Sebuah pengadilan AS menakwa Gadahn in absentia karena pengkhianatan pada tahun 2006. FBI menganggap dia salah satu teroris yang paling dicari di dunia, dan Departemen Luar Negeri menawarkan hadiah sebesar 1 juta dolar bagi penangkapannya.
“Muslim di Barat harus ingat bahwa mereka telah sempurna ditempatkan untuk memainkan peranan penting dan menentukan dalam jihad melawan Zionis dan tentara salib, dan untuk melakukan kerusakan besar pada musuh-musuh Islam, melancarkan perang terhadap agama mereka, danlainnya,” ujar Gadahn. “Ini adalah kesempatan emas dan berkah.” (fq/huffingtonpost)
Sumber: http://www.eramuslim.com

Suriah Memindahkan Tank-tanknya untuk Mengepung Hama

Oposisi Yaman Merayakan Kemenangan