Analisis Perang Vietnam: Manfaat Bagi TNI (Tamat)

1. Aspek Edukatif.
a. Sikap pilot Amerika yaitu Hug Thomson yang mengutamakan Azas Kemanusiaan (Humanity) dalam bertempur yang melaksanakan penyelamatan dan evakuasi penduduk sipil, perlu dicontoh dan ditauladani oleh prajurit TNI.
b. Komandan Task Force / Gugus Tugas tidak terjun langsung bersama anak buahnya untuk bertempur sehingga sangat mempengaruhi manuver dan keputusan yang diambil oleh anak buahnya. Tindakan tersebut sebagai pelajaran untuk tidak dicontoh oleh perwira TNI.
2. Aspek Instruktif.
a. anyaknya pelanggaran hukum humaniter yang dilakukan oleh pasukan Amerika pada pembantaian di My Lai dikarenakan tidak disosialisasikan hukum humaniter itu sendiri. Untuk menghindari hal serupa, maka prajurit TNI selain perlu dibekali tentang hukum humaniter untuk menghadapi tugas operasi militer untuk perang (OMP) tetapi juga perlu dibekali tentang Hak Asasi Manusia secara periodik / berkala dalam keadaan damai untuk menghadapi operasi militer selain perang.
b. Sikap dari komandan pasukan Amerika di lapangan yang membesar � besarkan jumlah korban yang tewas untuk di laporkan kepada Komando Atas dengan tujuan sebagai skenario keberhasilan membunuh musuhnya (Gerilyawan FNPV) adalah sebagai sikap Asal Bapak Senang (ABS). Sikap tersebut perlu dihindari oleh perwira TNI dalam kehidupan berdinas dan bekerja di lingkungan TNI.
3. Aspek Inspiratif.
a. Kebiasaan pasukan Amerika ditugaskan selama 1 tahun di medan tempur, khususnya pada perang Vietnam adalah sangat mempengaruhi kesejahteraan prajurit., karena kesejahteraan bagi insan manusia adalah bukan saja dalam bentuk materi tetapi juga kesejahteraan rokhani / bathin.
b. Pihak pasukan Amerika mengakui kesulitan untuk membedakan antara gerilyawan FNPV dengan penduduk sipil, karena gerilyawan tersebut sering membaur dengan penduduk sipil. Hal ini bisa dikembangkan oleh TNI AL dan diaplikasikan di wilayah perairan Indonesia yang bertebaran pulau � pulau, bagaimana caranya mengembangkan perang gerilya di laut dengan memanfaatkan pulau � pulau tersebut.
Tamat
Oleh: Letkol Laut (P) Rudhi Aviantara, Komandan KRI Layang – 805, Anggota Dewan Penasehat Harian TANDEF
Sumber: http://www.tandef.net

Analisis Perang Vietnam: Analisis Kejadian (3)

Pembantaian Komunis di Indonesia (1)