Awas Adu Penalti, Pilipina Akan Agresif Terhadap Indonesia

Timnas sepakbola Indonesia menghindari adu penalti pada leg kedua semifinal antara tuan rumah Indonesia dan Pilipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu malam pukul 19.00 WIB.

Sementara Pilipina akan berjuang hingga menit terakhir untuk meraih tiket ke partai final. “Kami tidak ingin terjadi adu penalti di semifinal kedua itu,” kata Asisten Pelatih Indonesia Wolfgang Pikal kepada wartawan dalam jumpa pers jelang pertandingan di Jakarta, Sabtu (18/12).

Namun Indonesia sudah menyiapkan eksekutor penalti jika hal itu terjadi. “Kami tentunya sudah siap jika hal itu terjadi dalam pertandingan ini,” katanya. Indonesia pada leg pertama merebut kemenangan 1-0 atas Pilipina yang menggunakan Stadion GBK sebagai kandang. Selanjutnya pada Leg kedua, Indonesia bermain di kandang dan berlangsung di tempat yang sama.

Disinggung mengenai kekuatan Pilipina, Wolfgang menegaskan, para pemainnya sudah mengantisipasi pemain Pilipina yang lebih tinggi 10 cm dan berat badan lebih berat 10 kg dibandingkan pemain Indonesia. “Para pemain tentunya sudah mengantisipasi terhadap postur tubuh dan permainan Pilipina. Kami harus siap 150 persen,” tegasnya.

Mengenai kondisi Firman Utina dan Irfan Bachdim, Wolfgang mengatakan, keduanya belum fit 100 persen namun mereka masih punya waktu untuk pemulihan.
“Keduanya belum fit 100 persen. Tapi akan kembali fit besok dengan terapi untuk keduanya,” katanya.

Soal pemain yang akan diturunkan, Wolfgang mengatakan, pelatih kepala Alfred Riedl yang akan menentukan siapa-siapa yang diturunkan Minggu. Pada Sabtu, Timnas Indonesia sudah melaksanakan latihan ringan dan akan melaksanakan evaluasi dalam ruangan pada Sabtu malam.

Pelatih Pilipina, Simon McMenemy menilai pertarungan leg kedua akan berlangsung ketat selama 90 menit untuk memperebutkan tiket ke final. Meski dalam keadaan tertinggal 0-1 mereka tetap tak mau menyerah begitu saja dan ingin mencoba meraih kemenangan di leg kedua. McMenemy menegaskan timnya akan mencoba bermain sedikit lebih menyerang untuk bisa mencuri gol.

“Tak ada perubahan khusus dalam strategi, Yang penting kami harus bermain baik dan mencoba untuk bermain sedikit menyerang, tapi tidak all out. Karena Indonesia tim yang bagus dalam serangan terutama serangan balik. Kami pun tetap akan menerapkan permainan ketat,” tutur McMenemy dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Sabtu (18/12) siang WIB.

Soal pemain yang akan diturunkan, McMenemy tak akan mengubah komposisi pemainnya. Sebab ia menilai jurang perbedaan kualitas antara pemain inti dan cadangan agak jauh, sehingga rotasi sulit dilakukan.

“Namun seperti saya bilang, kami akan bertanding hingga menit terakhir seperti yang kami lakukan saat melawan Singapura,” tuntas McMenemy merujuk pada laga perdana Piala AFF kontra Singapura yang berakhir 1-1.

Suku Tengger Melaksanakan Upacara Kuningan di Bromo

Perang Narkoba di Meksiko Lampaui 30.000 Orang Tewas