Bandara Misratah Berhasil Diambil Alih Pasukan Oposisi Libya

Pasukan revolusioner Libya dilaporkan telah mengambil alih bandara di kota barat Misratah setelah terjadi pertempuran sengit dengan pasukan rezim Gaddafi.
Laporan-laporan mengatakan pasukan anti-rezim sekarang mengontrol penuh bandara dan ratusan kubu revolusioner merayakan hal itu di jalanan kota Misratah.
Pasukan dari penguasa yang diperangi Muammar Gaddafi dilaporkan meninggalkan tank-tank mereka setelah tank-tank itu dibakar oleh pasukan revolusioner.
Misratah telah dikepung oleh pasukan Gaddafi selama hampir dua bulan, di mana pasukan rezim berulang kali melakukan pemboman dan penembakan ke arah kota itu.
Sementara itu, saksi mata di ibukota Tripoli mengatakan kota ini telah dilanda berbagai ledakan setelah pesawat tempur NATO melakukan pemboman. Namun NATO sendiri belum mengkonfirmasi serangan udara mereka di Tripoli.
Sementara itu, Sekjen PBB menyerukan adanya gencatan senjata segera di Misratah dan di tempat lain yang ada di Libya.
Ban Ki-moon mengatakan gencatan senjata diperlukan untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan segera melakukan dialog politik untuk menyelesaikan krisis Libya.
Belum ada tanggapan langsung dari pemerintah Libya atau pasukan revolusioner terkait tawaran Ban Ki-Moon tersebut.
Rezim Libya telah menyatakan deklarasi gencatan senjata beberapa kali tapi terus melakukan serangan terhadap pasukan oposisi.(fq/prtv)
Sumber: http://www.eramuslim.com

MRAP, Upaya Baru Amerika Selamatkan Pasukan Dari Kematian

Amerika Serikat Pergi Dari Afghanistan?