Beberapa Catatan Tentang Perang Dunia I

Perang Dunia I telah menyisakan berbagai luka dan derita. Perjuangan untuk memperebutkan kepentingan telah meletuskan tragedi kemanusiaan yang menewaskan berjuta-juta jiwa. Darah-darah rakyat sipil yang tak berdosa membasahi panggung sejarah bercampur dengan aroma mesiu. Asap hitam menyelimuti matahari yang turut menyaksikan anak-anak manusia yang menemui ajalnya dalam suasana yang mencekam. Berikut beberapa catatan tentang Perang Dunia yang terjadi dari tahun 1914 sampai tahun 1918 itu:
1. Perang Dunia I terjadi pada abad ke-20 saat terjadi pembunuhan terhadap Pangeran Franz Ferdinand, pewaris kekaisaran Austria-Hongaria tahun 1914 oleh tentara Nasionalis Serbia yang berusaha menekan pengaruh kekaisaran di daerah Balkan.
2. Serbia, Rusia, Perancis dan Inggris berada di satu kutub melawan Austria-Hungaria yang bersekutu dengan Jerman.
3. Perang parit menjadi strategi utama Perang Dunia I. Selama beberapa tahun berikutnya, bisa dikatakan para serdadu hidup dalam parit-parit ini. Kehidupan di sana benar-benar sulit. Para prajurit hidup dalam ancaman terus-menerus, dibom, dan mereka tak henti-hentinya menghadapi ketakutan dan ketegangan yang luar biasa.
4. Tanggal 21 Februari 1916 pasukan Jerman memulai penyerangan untuk mendobrak dinding kota Verdun yang dianggap sebagai kebanggaan Perancis. Namun Jerman tidak berhasil menjalankan rencananya. Serdadu dari kedua belah pihak yang menemui ajalnya sekitar satu juta nyawa.
5. Tanggal 1 Juni 1916 pasukan Inggris ingin membalas serangan. Pertempuran ini dikenal dengan Pertempuran Somme. Pasukan meriam Inggris menggempur pertahanan Jerman selama seminggu tanpa henti. Sejumlah total 20.000 serdadu Inggris tewas dalam beberapa jam pertama perang tersebut. Diakhir pertempuran kedua belah pihak secara keseluruhan telah kehilangan 900.000 prajuritnya
6. Dampak Perang Dunia
  1. Pengeboman pertama yang ditujukan kepada penduduk sipil adalah serangan pada tahun 1915 ke Inggris oleh pesawat Zeppelin Jerman.
  2. Pada tanggal 7 Mei 1915, kapal Lintas-Atlantik terbesar di dunia, Lusitania, tenggelam tepat di dekat pantai Irlandia karena serangan kapal U-boat. Dari 2.000 orang penumpang Lusitania, sejumlah 1.195 orang tenggelam atau tewas dalam serangan tersebut.
  3. Gas beracun, senjata yang pertama kali digunakan oleh Perancis dan kemudian juga oleh Jerman, menyebabkan kematian menyedihkan ribuan serdadu.
  4. Trauma dan Gangguan Psikologis. Bentuk trauma yang dikenal sebagai �Shell Shock� atau �Kejutan Bom� sangat umum diantara para veteran perang, dan hal ini menyebabkan penderitanya mengalami serangan ketakutan dan goncangan yang berat.
  5. Hasil karya sesudah perang menggambarkan kesakitan dan penyakit jiwa. Karya-karya ini tidak hanya mencerminkan keadaan jiwa sang seniman, namun juga keadaan jiwa seluruh generasi tersebut.
7. Perdamaian Perang Dunia I dinyatakan pada jam 11 pagi, tanggal 11 bulan 11 tahun 1918.

Senat AS Desak PBB untuk Cabut Laporan Perang Israel di Gaza

Aisyah, Putri Gaddafi: "Kami adalah Orang-orang yang Tidak Dapat Dikalahkan"