Daftar Tempat Wisata Air Terjun Di Bali Paling Indah Keren Dan Populer Wajib Dikunjungi

Khas Wisata ~Daftar Tempat Wisata Air Terjun Di Bali Paling Indah Keren Dan Populer Wajib Dikunjungi, Pulau terbesar di indonesia paling dikenal adalah sumatra, sulawesi, kalimantan,jawa, dan papua,namun pulau bali yg kecil bisa tidak kalah hebat dengan pulau besar itu, Kota Bali Cukup dikenal dunia internasional adalah sebuah nama provinsi di Indonesia dengan Ibu kota provinsi ini  Denpasar Dan Bali juga merupakan nama dari pulau dari jutaan pulau nusantara yang memiliki sejarah panjang.

Banyak gambar masyarakat bali tempo dulu yang bisa kita lihat diinternet yang kesemua foto sangat unik, dan tentu kita ketahui bahwa bali kunodulu sangat terkenal dan terpopuler, mulau dari kuliner, budayanya maka tidak jarang orang berkunjung disana walaupun hanya satu hari, dan disana sudah sangat banyak hotel murah  untuk bisa menikmati pesona keindahan pulau dewata tersebut

Daftar Tempat Wisata Air Terjun Di Bali Paling Indah Keren Dan Populer Wajib Dikunjungi

Berikut ini Kumpulan Aneka Tempat-Tempat Wisata Air Terjun Terindah Di Bali  Sangat Menarik Dikunjungi Bersama Keluarga

1.Air Terjun Aling-aling mempunyai ketinggian sekitar 35 m dan memiliki keunikan tersendiri dimana dari puncaknya terpecah menjadi dua terjunan air yang berdampingan.  Air terjun yang sebelah kanan memiliki debit yang lebih besar dibandingkan yang sebelah kirinya. Air terjun Aling-aling ini jatuh dari tebing curam dimana disekelilinginya terdapat tebing-tebing tinggi dengan pepohonan yang rimbun.

Di bawah air terjun ini terdapat cekungan kolam yang cukup dalam sekitar 4 m.  Kolam ini dapat digunakan untuk berendam dan berenang.

Daftar Tempat Wisata Air Terjun Di Bali Paling Indah Keren Dan Populer Wajib Dikunjungi

2.Air Terjun Angseri berada di dalam Obyek Wisata Pemandian Air Panas Angseri.  Air terjun ini berair hangat dan berwarna jingga karena mengandung belerang.

Lokasi Terletak di Banjar Munduk Lumbang, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Propinsi Bali.Berjarak sekitar 48 km dari Kota Tabanan atau kurang lebih 50-an km (dengan waktu tempuh sekitar 1 jam) dari Kota Denpasar ke arah Bedegul.  Kondisi jalan menuju lokasi ini beraspal mulus naik turun dan berkelok-kelok, namun menjelang akhir jalan sedikit rusak dan turun agak curam.

Jika dari kota Denpasar mengambil arah ke Baturiti dengan melewati Mengwi.  Setiba di Mengwi akan dijumpai pertigaan, ambil arah ke kanan yang menuju Baturiti – Bedegul.  Ikuti jalan tersebut ke arah utara hingga tiba di pasar Baturiti.  Sebelum pasar tersebut akan dijumpai tanda Plang Air Panas Alam Angseri, masuk jalan ke kanan sejauh kurang lebih 7 km hingga tiba di pintu masuk lokasi air panas tersebut.  Setelah sampai di tempat parkir dilanjutkan dengan berjalan kaki melewat jalan setapak

Daftar Tempat Wisata Air Terjun Di Bali Paling Indah Keren Dan Populer Wajib Dikunjungi

3.Sesuai dengan namanya Air Terjun Bertingkat terdiri dari beberapa tingkatan curahan air mengikuti teras bebatuan.  Terdapat setidaknya 3 tingkatan yang relatif tinggi. Masing-masing tingkatan ini memiliki jatuhan air membentuk kolam di dasarnya. dengan airnya yang sangat bersih dan bening.  Ketinggian masing-masing tingkat berbeda-beda, tetapi secara keseluruhan menjadi air terjun yang cukup tinggi.  Kondisi ini memungkinkan pengunjung untuk bermain di jatuhan air tersebut dengan leluasa, bahkan mendaki ke teras yang lebih atas.

Keberadaan  Air Terjun Bertingkat ini di bawah Air Terjun Campuhan dan letaknya tidak jauh sekitar 500 m saja.  Dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak yang menurun akan sampai ke lokasi air terjun ini

Lokasi Terletak di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng,  Propinsi Bali.

Untuk menuju air terjun ini cukup membingungkan karena tidak ada penunjuk arah.  Selain itu untuk menuju kesana harus melewati perkampungan penduduk dan perkebunan cengkih dengan jalan setapak yang berbelok-belok naik turun.

Berjarak 11 km dari kota Singaraja ke arah selatan menuju Desa Pancasari dan Bedugul atau 16 km dari kawasan wisata Bedegul. Sedangkan dari kota Denpasar jaraknya kira-kira sejauh 67 km atau ± 2 jam waktu perjalanan dengan kondisi jalan berliku melalui Candi Kuning.

4.Air Terjun Blahmantung atau juga dikenal dengan nama Air Terjun Pupuan Dan favorit turis lokaldan manca negara berketinggian sekitar 50 m.  Air Terjun ini letaknya tersembunyi di antara tebing-tebing yang tinggi di tengah perkebunan kopi yang jauh dari perkampungan penduduk.  Suasana di sekitar Air Terjun Blahmantung masih benar-benar alami. Tidak ada bangunan apapun di sekiitar air terjun selain pura dan gazebo yang kondisinya sudah memprihatinkan.

Sebenarnya ada tiga buah air terjun di kawasan ini.  Air terjun pertama (yang lebih tinggi), letaknya di dekat sebuah pura, dengan ketinggian sekitar 50 meter. Air terjun kedua yang lebih kecil, letaknya di bawah air terjun pertama, dan terpisah jarak sekitar 200 meter. Untuk menuju air terjun kedua harus menyusuri sungai ke arah bawah.  Air terjun kedua ini hanya dapat dilihat dari atas saja karena untuk melihat dari depan/bawah belum ada akses jalan menuju kesana.

Lokasi Terletak di Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Propinsi Bali.

Berjarak 70 km dari kota Denpasar atau sekitar 2 jam berkendara.  Kondisi jalan menuju ke air terjun ini cukup baik karena Desa Pujungan dilewati Jalan Raya Denpasar – Seririt – Singaraja. Jika dari jalan raya utama Desa Pujungan air terjun ini berjarak sekitar 1500 m.  Jalan masuknya cukup unik, dimana sekitar 1 km jalan berupa tanah dengan paving semen di kanan kiri (untuk roda mobil).

Dari Denpasar arahkan kendaraan Anda menuju Tabanan/Gilimanuk. Ikuti saja Jalan Raya Denpasar – Gilimanuk hingga tiba di pertigaan Desa Antosari. Dari pertigaan tersebut, Anda belok kanan, dan ikuti terus jalan tersebut sampai di Desa Pujungan (sekitar 27 km dari Antosari). Begitu sampai di sebuah pertigaan di Desa Pujungan (ada penunjuk arah ke Air Terjun Blemantung di sebelah kanan jalan), beloklah ke kanan. Ikuti jalan tanah yang belum diaspal tersebut sampai kira-kira sejauh 1400 meter hingga tiba di dekat sebuah jembatan yang menanjak.

5.Dalam bahasa Bali Campuhan artinya ‘campur’. Seperti namanya, air terjun ini memang merupakan percampuran 2 anak sungai dengan sumber air terjunnya ada 3 mata air.  Air Terjun Campuhan yang memiliki ketinggian sekitar 45 m ini juga dikenal dengan nama air terjun kembar, nama ini berasal dari dua buah air terjun  yang berdampingan yang bentuknya kembar.  Di bawah air terjun terdapat kolam kecil dengan air yang sangat bening dan dingin. Air terjun ini terlindung di antara tebing yang sempit dan dikelilingi pepohonan hijau sehingga suasana di sekitar air terjun agak gelap.

Tak jauh dari Air Terjun Campuhan terdapat air terjun lain yang bernama Air Terjun Mekalangan.  Air terjun ini merupakan kelanjutan dari aliran air yang berasal dari Air Terjun Campuhan.

Lokasi Terletak di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng,  Propinsi Bali.

Berjarak sekitar 15 km atau 45 menit perjalanan dari kawasan wisata Bedegul atau 66 km dari Denpasar dengan kondisi jalan berliku melalui Candi Kuning.  Jika dari Air Terjun Sekumpul jaraknya sekitar 20 km

Daftar Tempat Wisata Air Terjun Di Bali Paling Indah Keren Dan Populer Wajib Dikunjungi

6. Air Terjun Carat – Buleleng  Diberi nama Carat karena air terjun ini seperti caratan atau kendi tempat air minum jaman dulu. Banyak masyarakat di sana menyatakan bahwa tempat ini sedikit angker juga. Diharapkan untuk tidak berkata-kata kasar atau merusak apapun di sekitarnya.  Air Terjun Carat ini masih benar-benar alami, belum mendapat sentuhan pariwisata sama sekali. Tidak ada bangunan apapun di sekitar air terjun.

Di lokasi air terjun ini terdapat dua buah air terjun, yang kecil dan besar (tinggi).  Dimana letak air terjun yang besar berada di bawah air terjun kecil.  Untuk air terjun kecil memiliki ketinggian hanya sekitar 15 m saja.  Dibawahnya terdapat kolam yang tidak terlalu dalam dan dapat digunakan untuk bermain air atau mandi.

Lokasi Terletak di wilayah Banjar Dinas Kelampuak, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Propinsi Bali.

Berjarak sekitar 21 km dari Kota Singaraja (30 menit perjalanan), 85 km dari Denpasar atau 34 km dari Kintamani.  Jalan masuk ke air terjun ini terletak di pinggir jalan raya Kintamani-Singaraja via Kubutambahan. Setiba di Desa Tamblang akan dijumpai plang nama dan penunjuk yang terpampang cukup besar di sebelah kanan jalan ke arah air terjun berada.  Jarak dari plang ini ke lokasi air terjun sekitar ± 600 meter atau 15 menit waktu tempuhnya.  Selanjutnya untuk menuju air terjun tersebut dilakukan dengan berjalan kaki melalui jalan setapak dengan terlebih dahulu melewati jembatan (titi) yang terbuat dari anyaman bambu di atas aliran sungai kecil, lalu perkebunan penduduk yang banyak ditumbuhi cengkeh dan kopi.

7.Air Terjun Colek Pamor memiliki nama lain sebagai Air Terjun Gitgit 2.  Keberadaan air terjun ini berada di atas Air Terjun Campuhan dan letaknya jauh di dalam hutan.  Suasana air terjun ini masih begitu alami sehingga sering dimanfaatkan oleh wisatawan untuk kegiatan tracking.

Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 20 m dan airnya berasal dari goa, dimana goa ini adalah jalur air bawah tanah yang membawa air dari sungai Buleleng ke Gitgit.

Lokasi Terletak di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Propinsi Bali.

Berjarak kira-kira 500 meter dari badan jalan raya (pintu masuknya).  Tempatnya tidak jauh, tepatnya disebelah selatan dari lokasi Air Terjun Gitgit. Pintu masuk jalan menuju lokasi ini kira-kira 100 meter dari parkiran Air Terjun Gitgit, tepat disebelah kanan jalan tikungan pertama terdapat plang papan sederhana yang bertuliskan Air Terjun “Colek Pamor”. Kondisi jalan menuju kesana harus melewati jalan setapak berlumpur yang licin, curam, sedikit hiking dan tanpa petunjuk arah.

Daftar Tempat Wisata Air Terjun Di Bali Paling Indah Keren Dan Populer Wajib Dikunjungi

8.Air Terjun Dusun Kuning berada pada ketinggian 25 meter di atas permukaan Sungai (Tukad) Melangit yang mengalir ke arah selatan.  Dinamakan Dusun Kuning karena lokasi air terjun tersebut terletak di Dusun Kuning.

Air terjun ini benar-benar masih alami dan belum diketahui banyak orang (kecuali penduduk setempat) karena letaknya tersembunyi.  Selain air terjunnya yang indah, tempat wisata ini juga didukung dengan udara sejuk dan pemandangan sekitar yang asri. Tidak jauh dari air terjun ini, terdapat hutan yang dihuni ratusan kera.
  
Lokasi Terletak di Dusun Kuning, Desa Taman Bali, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Propinsi Bali.

Berjarak sekitar 6 km di sebelah selatan dari Kota Bangli.  Untuk menuju ke sana  dapat dicapai dengan beragam jenis transportasi.  Jika dari dusun Kuning dapat ditempuh dengan berjalan kaki sejauh 500 meter melalui jalan kecil yang dikelilingi kebun cengkeh.

9.Air terjun Gitgit memiliki ketinggian sekitar ± 35 meter dari permukaan sungai dengan lebar paling atas sekitar tiga meter dan semakin ke bawah semakin lebar hingga sekitar lima meter.  Air Terjun ini di oleh penduduk setempat dinamai dengan Air Terjun Desa.

Selain Air Terjun Gitgit, di dekat lokasi ini terdapat empat air terjun lagi, yaitu Air Terjun Bertingkat, Air Terjun Mekalangan, Air Terjun Campuhan dan Air Terjun Colek Pamor.
  
Lokasi Terletak di Desa Gunung Luwih Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Propinsi Bali.

Berjarak 11 km dari kota Singaraja ke arah selatan menuju Desa Pancasari dan Bedugul atau 16 km dari kawasan wisata Bedegul. Sedangkan dari kota Denpasar jaraknya kira-kira sejauh 67 km atau ± 2 jam waktu perjalanan.

Lokasi air terjun ini mudah karena berada dekat di pinggir jalan raya Denpasar-Bedegul-Singaraja. Jika dari Denpasar arahkan kendaraan menuju Bedegul atau Singaraja.  Setelah melewati Bedegul, perjalanan diteruskan menuju Gitgit atau Singaraja.  Sesampai di Desa Gitgit akan terlihat papan arah penunjuk menuju lokasi air terjun yang berada di sebelah kiri jalan.

Akses jalan menuju air terjun ini cukup bagus dengan aspal hotmix. Karena letak air terjun yang berada di daerah pegunungan kondisi jalan menuju kesana cukup berkelok-kelok, dengan tikungan cukup tajam naik dan turun, bahkan kadangkala sepanjang perjalanan diselimuti kabut yang cukup tebal.

10.Air Terjun Satru Juga merupakan Wisata Air Terjun Di Bali Yang Indah Dan Tersembunyi, Air Terjun Satru memiliki ketinggian sekitar 40 m dan berada disuatu dataran di antara dua tebing yang curam dengan pepohonan yang besar di sekitarnya.  Meski air terjun tersebut ada sejak lama, namun tidak banyak masyarakat yang mengetahuinya.

Sayangnya wisata alam ini belum dikelola oleh pemda setempat sebagai objek wisata.
   
Lokasi Terletak di Dusun Pateh Desa Duda Timur, Kecamatan selat, Kabupaten Karangasem, Propinsi Bali.

Untuk mencapainya, harus berjalan kaki sekitar 1 km dari desa dengan menembus pepohonan besar dengan medan yang sangat sulit.

11.Air Terjun Jembong memang belum diketahui banyak orang.  Berbeda dengan kebanyakan air terjun lainnya di Bali yang berada di tebing tinggi yang berdiri tegak, Air Terjun Jembong berada di dataran/tanah yang miring, dengan kemiringan lebih dari 75 derajat.  Air terjun ini berada di antara perkebunan coklat yang rimbun dan asri. Di bawah Air Terjun Jembong terdapat sebuah kolam yang sangat jernih dan dingin  dengan kedalaman sekitar satu meter.  Di kolam ini pengunjung bisa mandi dan bermain air sepuasnya.

Lokasi Terletak di Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Propinsi Bali.

Berjaraknya sekitar 15 km dari Kawasan Wisata Bedugul atau 65 km dari Denpasar. Dari Air Terjun Gitgit jaraknya hanya sekitar 8 km.  Jika berangkat dari Denpasar, arahkan kendaraanmenuju Bedugul/Singaraja. Setelah melewati Kawasan Wisata Bedugul, teruskan perjalananmenuju arah Gitgit/Singaraja. Sekitar 4 km setelah Air Terjun Gitgit, akan terlihat pertigaan dengan tikungan tajam ke arah kiri. Beloklah ke kiri dan ikuti jalan tersebut sampai sejauh 4 km, hingga tiba di lokasi di Air Terjun Jembong.

12.Air Terjun Juwuk Manis hanyalah air terjun kecil, tingginya hanya sekitar empat meter. Namun, airnya sangat jernih dan segar. Uniknya, Air Terjun Juwuk Manis terdiri dari dua air terjun kecil yang berdampingan. Di bawah air terjun terdapat kolam kecil yang bisa digunakan untuk mandi ataupun bermain air.

Lokasi Terletak di Dusun Juwuk Manis, Desa Manggissari, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Propinsi Bali.

Berjarak sekitar 75 km dari Denpasar dengan kondisi jalan cukup mulus sempit dan berbelok-belok.  Di beberapa tempat aspal jalan sudah banyak yang terkelupas.

Jika dari Denpasar arahkan perjalanan menuju Gilimanuk.  Setelah sampai di perempatan Desa Pangyangan (di samping Balai Desa Pangyangan, sekitar 67 km dari Denpasar), beloklah ke kanan dan ikuti jalan tersebut sampai tiba di tempat parkir Air Terjun Juwuk Manis, di dekat LPD Juwuk Manis.  Dari tempat parkir perjalanan selanjutnya diteruskan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak menurun cukup curam diantara tanaman kopi dan cengkeh milik penduduk sejauh 1 km hingga tiba di lokasi air terjun tersebut berada.

13. Air Terjun Kemenuh – Gianyar  Nama lain dari Air terjun Kemenuh adalah Air Terjun Tegenungan.  Ketinggian air terjun ini sekitar 15 m dan mengalir di Sungai Tukad Petanu.

Lokasi Terletak di Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Propinsi Bali.

Berjarak 7 km ke barat daya dari kota Gianyar atau 16 km dari Denpasar (dengan waktu tempuh sekitar 1 jam berkendara).  Bila dari pasar seni Sukawati hanya sekitar 4 km saja

Dari kota Denpasar arahkan kendaraan menuju Sukawati atau Gianyar.  Setelah melewati Pasar Seni Sukawati dan selanjutnya bertemu Patung Bayi Sakah berbeloklah ke kanan ke arah timur (arah pusat Kota Gianyar) sejauh kurang lebih 2 km hingga tiba di perempatan lampu merah.  Di perempatan ini ambil belokan ke kanan ke arah Tegungan sejauh kurang lebih 1,5 km hingga tiba di Gapura masuk objek wisata Air Terjun Kemenuh.

14.Air Terjun Kutuh memiliki 2 tingkatan. Tingkat pertama lebih panjang dari pada tingkat ke dua. Total ketinggian air terjun keseluruhan kurang lebih 40 meter. Pada tingkat pertama, terdapat aliran air terjun berdebit kecil yang bersuhu panas. Jadi air terjun ini mempunyai sumber air panas.

Keberadaan Air Terjun Kutuh berada di barat daya desa Subaya di tengah-tengah hutan dan aliran airnya mengalir ke desa Les dan Tejakula.  Tak jauh dari air terjun ini masih terdapat dua air terjun lagi, yaitu  Air Terjun Palisan dan Air Terjun Linjong.

Lokasi Terletak di Desa Subaya, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Propinsi Bali.

Berjarak sekitar 26 km atau 45 menit waktu tempuh berkendara dari Kota Bangli, ibukota kabupaten Kintamani.  Jika dari desa Subaya berjarak sekitar ±15 km dan bisa ditempuh dengan cara berjalan kaki.  Akses menuju air terjun ini melewati jalan perbukitan dan pegunungan serta semak belukar.

15.Air Terjun Lemukih sangat unik karena terdiri dari tiga buah air terjun.  Air terjun yang terletak paling kanan adalah yang paling tinggi, dengan ketinggian sekitar 4 meter. Air terjun yang paling tinggi ini, ditemani dua air terjun kecil di samping kirinya.  Di bawah air terjun yang paling tinggi, terdapat sebuah kolam yang cukup luas sehingga bisa digunakan untuk berenang.

Air Terjun Lemukih masih benar-benar alami dan keberadaannya belum banyak diketahui wisatawan.
  
Lokasi Terletak di Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Propinsi Bali.

Berjarak sekitar 72 km dari Denpasar.  Dari kota Denpasar arahkan kenaraan menuju Bedegul atau Singaraja.  Setelah melewati Kawasan Wisata Bedugul, teruskan perjalanan menuju arah Gitgit/Singaraja sampai di sebuah pertigaan (sekitar 10 km dari Bedugul).  Dari pertigaan, beloklah ke kiri dan ikuti jalan tersebut sampai sejauh 12 km. Kondisi jalan menuju air terjun ini berkelok-kelok naik turun dengan pemandangan bukit dan jurang di kanan kiri jalan. Aspal jalan sudah banyak yang terkelupas. Bahkan, di beberapa tempat aspal sudah hilang sama sekali sehingga jalan berubah menjadi jalan tanah berbatu. Di sepanjang jalan menuju air terjun ini akan dijumpai banyak pertigaan yang tidak ada rambu-rambunya sehingga harus banyak bertanya ke penduduk setempat agar tidak nyasar.

16.Air Terjun Les atau dikenal juga dengan nama Yeh Mampeh yang berarti air terbang.  Air terjun yang berada di perbukitan Yangudi dan Bukit Pungsu di Buleleng Timur ini memiliki 3 tingkatan, dimana yang paling bawah mencapai tinggi kurang lebih 30 meter.  Sedangkan dua tingkatan lagi terletak di atasnya dan jarang dikunjungi orang karena medannya cukup sulit dan terjal untuk menuju kesana. 

Bukan hanya itu, di dekat Yeh Mampeh juga terdapat mata air yang diberi nama Toya Anakan. Warga setempat menyucikan mata air itu karena sering dipergunakan untuk sarana upacara. Karena itu, meski airnya tak terlalu besar, warga tetap menjaga kesuciannya.  Sebelum mengambil airnya, warga biasanya akan menghaturkan sesajen sebagai tanda meminta dan menyucikan air itu

Lokasi Terletak di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Propinsi Bali.

Aksesbilitas Berjarak kurang lebih 38 km timur dari Kota Singaraja dan dari Denpasar jaraknya sekitar 95 km.  Dapat ditempuh dengan kendaraan roda atau empat dengan kondisi jalan sudah cukup bagus. Di sepanjang perjalanan menuju air terjun ini akan disuguhi pemandangan yang serba hijau dengan hutan dan ladang.

Jika dari denpasar ambil arah ke Ubud atau Kintamani, dimana rute ini yang paling dekat menuju lokasi.  Selanjutnya dari Kintamani lanjutkan perjalanan ke Singaraja hingga tiba di sebuah pertigaan (arah kanan ke Kubutambahan dan Singaraja, arah kiri ke Bondalem/Madenan dan Amlapura). Beloklah ke kiri dari pertigaan tersebut, hingga tiba di pertigaan/Jalan Raya Singaraja – Amlapura. Beloklah ke kanan hingga tiba di pertigaan Desa Les, dan beloklah kanan lagi hingga tiba di tempat parkir.

17.Air Terjun Melanting berada sekitar 1 km ke arah selatan dari Air Terjun Munduk. Ketinggian air terjun ini mencapai sekitar 20 m.
  
Lokasi Terletak di timur Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Propinsi Bali.

Berjarak  +/- 42 km sebelah selatan dari kota Singaraja atau 70 km dari Denpasar.  Juga dapat dicapai dari kawasan wisata Bedugul sekitar 30 menit perjalanan yang berjarak 20 km.

Dari kota Denpasar arahkan kendaraan menuju Bedugul atau Singaraja. Setelah melewati kawasan wisata Bedugul teruskan perjalanan menuju arah Gitgit atau Singaraja. Selanjutnya akan di temui pertigaan dengan tikungan tajam ke arah kiri.  Ambil belokkan ke kiri ke arah Desa Gobleg dan ikuti jalan tersebut sampai melewati Restoran Ngiring Ngawedang.  Dari restoran ini perjalanan diteruskan sekitar 2 km ke arah utara (Seririt) hingga tiba di sebuah tikungan dengan penunjuk arah ke air terjun di sebelah kanan jalan.

18.Air Terjun Mekalangan merupakan kelanjutan dari Air Terjun Campuhan atau Kembar tadi.  Sumber airnya berasal dari aliran sungai Air Terjun Campuhan, sehingga debit airnya menjadi lebih besar dan arusnya lebih deras. Air terjun ini sedikit lebih tinggi daripada Air Terjun Campuhan dan lokasinya berada di bawah jembatan.

Lokasi Terletak di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Propinsi Bali.

Keberadaan Air Terjun Mekalangan cukup dekat dari Air Terjun Campuhan atau Kembar. Hanya dibutuhkan waktu 5 menit untuk kesana. Sayangnya aksen menuju dasar air terjun agak susah.  Untuk mencapai air terjun ini ambil arah balik ke arah jembatan kecil kemudian ambil arah ke kanan.

19.Air Terjun Munduk memiliki ketinggian sektar 15 m dan berada di perkebunan kopi penduduk. Air terjun ini mengandung sulfur sehingga dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit.

Tak jauh dari air terjun ini sekitar 1 km terdapat juga air terjun yang bernama Air Terjun Melanting. Air terjun ini lebih tinggi dari pada Air Terjun Munduk.
  
Lokasi Terletak di timur Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Propinsi Bali.

Berjarak  sekitar 42 km sebelah selatan dari kota Singaraja atau 70 km dari Denpasar.  Juga dapat dicapai dari kawasan wisata Bedugul sekitar 30 menit perjalanan yang berjarak 20 km.

Jika dari kota Denpasar arahkan kendaraan menuju Bedugul atau Singaraja. Setelah melewati kawasan wisata Bedugul teruskan perjalanan menuju arah Gitgit atau Singaraja. Selanjutnya akan di temui pertigaan dengan tikungan tajam ke arah kiri.  Ambil belokkan ke kiri ke arah Desa Gobleg dan ikuti jalan tersebut sampai melewati Restoran Ngiring Ngawedang.  Dari restoran ini perjalanan diteruskan sekitar 1 km hingga tiba di lokasi parkir air terjun.

Daftar Tempat Wisata Air Terjun Di Bali Paling Indah Keren Dan Populer Wajib Dikunjungi

20.Air Terjun Nungnung memiliki ketinggian sekitar 70 meter dengan debit air yang cukup besar.  Air terjun ini dikelilingi pepohonan yang hijau sehingga membuat suasana disekitarnya sejuk dan segar.
  
Lokasi Terletak di Banjar Nungnung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Propinsi Bali.

Berjarak sekitar 45 km ke utara dari Denpasar atau sekitar 1,5 jam waktu berkendara.  Keberadaan air terjun ini tidak jauh dari Jembatan Tukad Bangkung yang hanya berjarak sekitar 5 km saja.  Kondisi jalan menuju kesana cukup bagus dengan rambu-rambu yang jelas.  Sepanjang perjalanan ke sana akan ditemui banyak areal persawahan dan perkebunan yang hijau.  Sayangnya untuk menuju kawasan ini tidak ada kendaraan umum untuk menuju kesana.

Jika dari kota Denpasar arahkan kendaraan menuju Sangeh atau Petang (satu arah dengan Hutan Pala Sangeh) melalui jalan Akhmad Yani dari jalan Gatot Subroto. Terus ikuti jalan tersebut.  Setiba di pasar desa Mambal ambil belokan ke kiri. Dari Hutan Pala Sangeh, masih berjarak sekitar 20 km lagi, perjalanan dilanjutkan ke arah Petang atau Pelaga hingga tiba di Desa Nungnung.  Selanjutnya akan ditemui pertigaan dengan plang besar penunjuk arah disebelah kanan jalan yang bertuliskan “Nungnung Waterfall”.  Dari pertigaan tersebut ambil belokan ke kanan sekitar 500 meter hingga tiba di tempat parkit lokasi air terjun.

21.Air Terjun Pengempu memiliki ketinggian sekitar 20 m dan diapit oleh dua tebing batu.  Keberadaan air terjun ini tidak jauh dari kawasan wisata Monkey Foresh Sangeh.
  
Lokasi Terletak di Desa Cau Belayu, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Propinsi Bali.

Berjarak tempuh sekitar 40 menit dari kota Denpasar.  Jika dari Denpasar arahkan kendaraan ke kawasan wisata Sangeh.  Tak jauh setelah melewati Sangeh akan di temui pertigaan jalan, ambil belokan ke kiri melewati jembatan hingga bertemu perempatan jalan (sekitar 200 m).  Dari perempatan tersebut belok ke kanan memasiki kawasan Desa Cau Belay,  Kira-kira 200 akan ditemui papan petunjuk bertuliskan Air Terjun Pengempu, ikuti papan petunjuk tersebut hingga tiba di pintu masuk kawasan air terjun.

22.Air Terjun Pengibul adalah Air Terjun Yeh Empel.  Air terjun ini memiliki dua tingkatan dimana tingkatan pertama lebih tinggi dari yang kedua.  Tingkatan pertama memiiki ketinggian sekitar 15 m dengan kolam air dibawahnya.  Kolam ini tidaklah dalam sehingga dapat digunakan untuk mandi atau sekedar berendam.  Selanjutnya dari kolam ini air mengalir ke bawah membentuk air terjun yang lebih kecil.
  
Lokasi Terletak di Desa Apuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Propinsi Bali.

23.Air Terjun Pucak Manik memiliki tiga terjunan air yang berdampingan dalam satu lokasi. Tidak jauh dari lokasi air terjun ini terdapat juga Air Terjun Banyumala, Lokasi Terletak di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Propinsi Bali.

24.Air Terjun Belimbing tidaklah terlalu besat dan mengalir di Sungai (Tukad) Yeh Sapuan.  Air terjun ini dikelilingi tebing dan hutan bambu.

Tak jauh dari Air Terjun Belimbing akan ditemui Air Terjun Benben ke arah hulu.

Lokasi Terletak di Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Propinsi Bali.

Berjarak  50 km dari Denpasar, 30 km dari Tabanan atau 12 km dari pertigaan utama  (Antosari) jalan raya utama Denpasar-Gilimanuk.  Bila dari kota Denpasar arahkan kendaraan ke arah barat ke jalan raya Denpasar-Gilimanuk.  Sesampainya di Desa Bajera, Tabanan akan ditemui pertigaan jalan besar.  Ambil belokan ke kanan ke jalan Antosari Pupuan, bila ke kiri ke arah Gilimanuk.  Ikuti jalan tersebut kurang lebih 30 menit berkendara hingga tiba di Desa Belimbing

Pintu masuk air terjun ini berada di sebelah Pasar Desa Belimbing, tepat di depan Pura Luhur Mekori.  Aksesnya masih berupa jalan tanah yang hanya bisa dialui oleh satu mobil.  Setelah berkendaa 15 menit dan memarkirkan kendaraan perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki melalui jalan setapak menurun melewati persawahan dan menyisir sungai kecil sejauh kurang lebih 500 m hingga tiba di lokasi air terjun.

25. Air Terjun Santhipala Ceburan – Buleleng Lokasi Terletak di Desa Bengkel, Kecamatan Busung Biu, Kabupaten Buleleng, Propinsi Bali.

Berjarak tempuh kurang lebih 90 menit dari kota Denpasar dengan kondisi jalan beraspal baik namun berkelok-kelok naik turun.  Dari Denpasar mengambil arah ke Bedegul laul ke Candi Kuning.  Di candi Kuning akan ada persimpangan jalan, jika ke kanan ke kota Singaraja dan ke kiri ke arah Wana Giri.  Di persimpangan ini ambil arah kiri ke arah Banyu Altis hingga tiba di Desa Bengkel. Selanjutnya di desa ini sebaiknya bertanya ke penduduk setempat karena air terjun ini belum banyak di ketahui orang.

26.Air Terjun Sekumpul juga dikenal dengan nama Air Terjun Gerombong.  Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 100 m dan terdiri beberapa air terjun setidaknya ada tujuh air terjun yang letaknya terpisah-pisah dan berjauhan.

Dari tujuh air terjun yang ada hanya dua air terjun yang bisa didatangi lebih dekat.  Uniknya, dua air terjun yang letaknya berdampingan tersebut memiliki ketinggian dan debit air berbeda.  Juga dua air terjun ini berasal dari dua sumber mata air yang berbeda, dimana air terjun di sebelah kiri bersumber dari mata air sedangkan air terjun di sebelah kanan (yang lebih tinggi) bersumber dari sungai. Di musim hujan, air terjun di sebelah kiri tetap bening karena bersumber dari mata air sedangkan air terjun di sebelah kanan akan berwarna coklat keruh.

Air Terjun Sekumpul tidak begitu jauh dari Air Terjun Lemukih, kira-kira hanya berjarak 2 km.  Dari Air Terjun Lemukih tinggal berjalan lurus sejauh 1 km. Pintu masuk air terjun ini ada di sebelah kiri jalan (dari Air Terjun Lemukih tinggal berjalan lurus sejauh 1 km) berupa jalan kecil atau setapak (ada petunjuk plang di sebelah kanan jalan) di sebuah pertigaan.  Ikuti jalan kecil tersebut sejauh kira-kira 1 km hingga tiba di tempat parkir.  Kondisi jalan kecil tersebut adalah jalan kampung yang berbelok-belok naik turun.
  
Lokasi Terletak di Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Propinsi Bali.

Berjarak sekitar 76 km dari Denpasar atau 20 km dari kota Singaraja (1 jam waktu tempuh).  Ada dua rute untuk menuju kesana.  Yang pertama arahkan kendaraan terus ke Singaraja dengan melewati Kawasan Wisata Bedegul.  Setelah sampai kota Singaraja ambil arah ke Kecamatan Sawan lalu ke Desa Sekumpul.  Untuk rute yang kedua setelah melewati Kawasan Wisata Bedegul sekitar 10 km terdapat pertigaan kecil. Di pertigaan tersebut ambil belokan  ke kanan dan ikuti terus jalan ini hingga tiba di pintu masuk Air terjun Sekumpul (sekitar 12 km jauhnya).  Kondisi jalan rute kedua ini sempit dan berkelok-kelok naik turun dengan pemandangan bukit dan jurang di kanan kiri jalan sehingga bagi yang membawa kendaraan roda empat tidak disarankan melewati rute ini.  Aspal jalan sudah banyak yang terkelupas. Bahkan, di beberapa tempat aspal sudah hilang sama sekali sehingga jalan berubah menjadi jalan tanah berbatu. Di sepanjang jalan menuju air terjun ini akan dijumpai banyak pertigaan yang tidak ada rambu-rambunya sehingga harus banyak bertanya ke penduduk setempat agar tidak nyasar.

Daftar Tempat Wisata Air Terjun Di Bali Paling Indah Keren Dan Populer Wajib Dikunjungi

27.Air Terjun Singsing memiliki ketinggian sekitar 12 meter dengan kedalaman kolam 3 m.  Tak jauh dari air terjun ini kira-kira 100 meter, menaiki tangga dan menyusuri tebing, juga terdapat air terjun yang lebih besar dan lebih indah, namanya Air Terjun Singsing Dua.  Air terjun kedua ini memiliki ketinggian dua kalinya dari air terjun yang pertama dengan kedalaman kolam sekitar 5 m.  Di tengah-tengahnya terdapat sebuah batu besar yang seolah-olah membelah air terjun tersebut menjadi dua.

Kedua air terjun ini berasal dari sumber sumber air yang sama.  Pada waktu musim panas, volume kedua air terjun tersebut relatif menurun sehingga curahan air terlihat kecil.
  
Lokasi Terletak di Banjar Labuhan Haji, Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Propinsi Bali.

Berjarak sekitar 3 km sebelah barat dari Lovina dan 13 km dari Singaraja.  Untuk menuju obyek wisata ini dapat dicapai dengan kendaraan bermotor sampai ke jurusan Desa Tigawarsa.

Setiba di tempat parkir kendaraan perjalanan di lanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak sejauh 600 m yang melewati perkebunan warga dan semak-semak.  Sebuah tanda penunjuk arah menunjukkan jalan yang harus diikuti untuk sampai kepada air terjun yang pertama.  Di seberang sungai air terjun pertama trdapat anak tangga yang terbuat dari bebatauan sungai.  Tangga tersebut adalah jalan menuju air terjun kedua.  Jalan untuk mencapainya sedikit terjal dan berbatu.

28. Air Terjun Tangkup adalah Air Terjun Slau.  Nama Slau ini berasal dari nama sungai yang mengalir di bawahnya.  Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 25 m yang mengucur di sela-sela tebing batu yang menjulang.  Ada tiga aliran air terjun di lokasi ini, tapi satunya lagi berada disisinya dan tidak langsung mengalir di tempat yang sama.  Sepintas akan terlihat seperti air terjun kembar jika dilihat dari depan.

Masih di kecamatan yang sama inin akan ditemui juga Air Terjun Tukad Cepung. 
   
Lokasi Terletak di Desa Undisan Kelod, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Propinsi Bali.

Untuk menuju lokasi air terjun Tangkup pengujung harus memiliki stamina yang cukup. Pasalnya jarak yang harus ditempuh lumayan panjang dan terjal. Pertama-tama pengujung harus melalui deretan sawah yang terhampar di desa tersebut.

Setelah itu pengunjung harus menuruni tegalan kopi milik masyarakat. Di sana pengunjung harus berhati-hati lantaran jalan yang dilalui masih berupa jalan setapak. Karena antara tegalan terbelah oleh jurang, maka pengunjung juga harus melalui jembatan yang terbuat dari bambu. Meski demikian, pengunjung tak perlu khawatir karena jembatan yang dibuat oleh masyarakat sudah cukup kuat.

29.Air Terjun Telaga Waja berasal dari aliran sungai Telaga Waja dan memiliki karakteristik berupa undakan.  Aliran airnya sering digunakan untuk kegiatan olahraga arung jeram.

Lokasi Terletak di Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Propinsi Bali.

Aksesbilitas Ada dua alternatif untuk menuju lokasi airt terjun ini. Alternatif pertama adalah menyusuri aliran sungai dengan melakukan kegiatan rafting, dimana nantinya secara tidak langsung akan bertemu air terjun tersebut dalam perjalanannya.  Sedangkan alternatif kedua adalah melalui jalan darat menyusuri jalan setapak melewati hamparan sawah.

30.Air Terjun Tibumana adalah air terjun kembar dimana terjunan airnya mengucur berdampingan.  Di antara dua terjunan airnya terdapat sebuah lubang (goa) di belakangnya.  Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 20 m dengan kolam penampungan di bawahnya yang tenang dan tidak terlalu dalam sehingga dapat digunakan untuk berendam atau berenang.

Tak jauh dari lokasi air terjun ini sekitar 1 km sebelumnya terdapat Air Terjun Pengibul.  Berbeda dengan air terjun yang disebutkan sebelumnya, Air Terjun Pengibul adala jenis air terjun bertingkat

Lokasi  Terletak di Banjar Bangun Lemah Kawan, Desa Apuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Propinsi Bali.

Peta dan Koordinat GPS Bisa Anda Lihat Melalui Google Maps Atau Earth, wilayah ini Berjarak sekitar 40 km dari kota Denpasar dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam perjalanan berkendara. Tiket dan Parkir masuk Rp 5000 per orang.

31.Air Terjun Tukad Cepung ini mengucur di antara dua tebing yang mengapitnya.  Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 15 m.  Selintas terkihat air terjun ini turun angsung dari langit karena ujung tumpahan air yang terbuka di atas menjadi silau karena cahaya matahari, Lokasi Air Terjun Tukad Cepung Terletak di Banjar Penida Kelod, Kecamatan Tembuku. Kabupaten Bangli, Proponsi Bali.

32. Air Terjun Wana Ayu – Buleleng Salah satu potensi pariwisata yang ada di Desa Padangbulia adalah air Terjun Wana Ayu.Air terjun ini berlokasi di dusun Runuh Kubu tepatnya 1 Km dari pusat Desa Padangbulia.
Pemandangan yang indah dan panorama alam akan memanjakan mata kita sehingga ketenangan dan kebahagiaan batin yang akan kita dapatkan.

Bagi para wisatawan silakan berkunjung ke lokasi pariwisata ini,cukup dengan mengaturkan uang sesari untuk perbaiakan jalan menuju ke tempat pariwisata ini,pengalaman yang menagjubkan akan anda dapatkan

33.Air Terjun  di Jatiluwih, Desa Jatiluwih, Penebel, Tabanan dengan hamparan sawah yang indah ini berlokasi di daerah penebel, tabanan, bali. Jatiluwih ini berada diketinggian 700 meter diatas permukaan laut yang berdekatan dengan gunung batukaru sehingga udara disana sangat sejuk. Persawahan di Jatiluwih ini dibuat secara berundak (bertingkat). Daerah persawahan ini memiliki luas 636 hektar. Sistem pengairan sawahnya menggunakan sistem pengairan subak, yaitu sistem irigasi yang berbasis masyarakat.

Dalam subak tersebut memiliki pura yang dibangun khusus untuk dewi kemakmuran dan dewi kesuburan. Keelokan sawah berteras Jatiluwih ini telah dinominasikan masuk dalam daftar UNESCO World Heritage sebagai warisan budaya dunia. Jatiluwih sebagai objek wisata alam sudah dikenal sejak kekuasaan Belanda Bali pada tahun 1910-1942.

Jatiluwih ini berasal dari kata “jati” dan “luwih” yang artinya “benar-benar indah”. Disana juga terdapar permainan air yang bisa dinikmati. salah satunya adalah air terjun yang ada di banjar gunung sari umah kayu, desa jatiluwih. untuk mencapai air terjun harus melalui jalan setapak dan berliku yang ditempuh kira-kira selama 20 menit

34.Air Terjun Yeh labuh memiliki ketinggian sekitar 35 m dengan debit air yang cukup besar.  Sumber air terjun ini berasal dari perbukitan Badabudu.  Di atas Air Terjun Yeh Labuh terdapat juga Air Terjun Tibu Kresek.  Jaraknya berkisar 200 m,  Air terjun ini memiliki kontur bertingkat dan letaknya tersembunyi.  Akses ke sana belum ada dan cukup sulit, dimana untuk mencapainya adalah dengan memanjat dan berpegangan pada batu dan akar pohon yang ada di tebing.

Sayangnya wisata alam ini belum dikelola oleh pemda setempat sebagai objek wisata.
   
Lokasi Terletak di Desa Selumbung Kaler, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Propinsi Bali.

Dari arah Denpasar ambil belokan ke kiri setelah menjumpai Tugu Manggis, kemudian lurus hingga bertemu perempatan jalan. Dari perempatan berbelok ke kanan menuju arah timur samapi desa Apityeh.  Setelah menemukan Pura Paseh perjalanan diteruskan ke arah barat sampai bertemu pertigaan jalan.  Ambil belokan yang ke kanan, ikuti jalan tersebut samapi ujung jalan aspal. 

Setelah memarkirkan kendaraan di ujung jalan tersebut di atas perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki higgga sampai ke tempat air terjun tersebut berada,

Foto gambar sumber flickr
View Lokasi Via Google Maps
Baca juga :

Mungkin itulah Artikel Kali ini kami sampaikan, semoga tambah wawasan kita dalam dunia Pariwisata khusunya bagi anda yang suka berpergian mengeliling tempat-tempat terbaik dan populer, jangan lewatkan anda juga main ke pantai kuta sanur, disana juga banyak rentalmobil murah, selamat traveling

22 Februari Hari Berpikir Sedunia Dan Peringatan Hari Kucing Di Jepang

Tips Berolahraga Di Rumah Menggunakan VCD / DVD