Diplomat China Kunjungi Pemberontak Libya di Benghazi

Diplomat Cina telah tiba di kota yang dikuasai pemberontak Libya Benghazi untuk bertemu dengan anggota kubu oposisi dan menilai konflik di negara kaya minyak tersebut, kata pemerintah Selasa ini (7/6).
Para diplomat yang tidak disebutkan namanya dari kedutaan Cina di Mesir tiba di kota timur Benghazi untuk memperoleh pemahaman tentang situasi kemanusiaan dan situasi untuk entitas investasi Cina, sebuah pernyataan dari kementerian luar negeri Cina mengatakan.
Dikatakan perjalanan juga dimaksudkan untuk mempertahankan kontak dengan Dewan Transisi Nasional, badan kepemimpinan yang dibentuk oleh kekuatan oposisi, dan mendesak semua pihak dalam konflik Libya untuk mencari solusi politik.
Laporan ini tidak memberikan rincian lain seperti kapan delegasi itu tiba atau berapa lama mereka akan berada di sana.
Kunjungan tersebut menandai kali kedua dalam beberapa hari ini bahwa Cina, anggota hak veto dari Dewan Keamanan PBB, telah melakukan kontak dengan oposisi Libya.
Cina mengatakan pada hari Jumat pekan lalu bahwa duta besarnya untuk Qatar, Zhang Zhiliang, baru-baru ini bertemu dengan pemimpin oposisi Libya Mustapha Abdul Jalil, tapi tidak mengatakan di mana pertemuan itu terjadi dan memberikan beberapa rincian tentang diskusi.
Rusia juga mengatakan pada hari Senin kemarin bahwa utusan Presiden Dmitry Medvedev, Mikhail Margelov akan bertemu dengan para pemimpin pemberontak Libya di Benghazi pada hari Selasa ini namun tidak akan pergi ke Tripoli. (fq/afp)
Sumber: http://www.eramuslim.com

Tripoli Kembali Diguncang Serangan Udara oleh NATO

Ehud Barak: Presiden Suriah Bashar al-Assad akan Segera Jatuh