Ehud Barak: Presiden Suriah Bashar al-Assad akan Segera Jatuh

Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak mengatakan pada hari Senin kemarin (6/6) bahwa Presiden Suriah Bashar Al-Assad mungkin akan mendorong kerusuhan di perbatasan Israel-Suriah dalam upaya sia-sia untuk menyelamatkan rezimnya.
“Kami tidak punya pilihan, kami harus mempertahankan perbatasan kami dan Assad, menurut saya akan jatuh pada akhirnya,” kata Barak sehari setelah ratusan pengunjuk rasa dari Suriah mencoba untuk menyeberang ke Dataran Tinggi Golan yang dikuasai Israel, sehingga membuat pasukan Israel melepaskan tembakan ke arah pengunjuk rasa.
“Ini mungkin menjadi sesuatu bahwa warga Suriah yang mendorong, mungkin mereka senang dengan itu, mereka mungkin berpikir itu mengalihkan perhatian,” kata Barak kepada radio publik Israel.
Barak mengatakan Israel akan terus mempertahankan perbatasannya dan Assad tidak akan dapat menggunakan konfrontasi untuk menghindari konsekuensi dari pemberontakan rakyat yang tengah menggoyang Suriah.
“Saya pikir dia akan jatuh, ia kehilangan legitimasi, ia mungkin dapat menstabilkan pemerintahannya selama enam atau sembilan bulan, ia akan sangat lemah.”
“Jika ia berhenti menggunakan kekuatan hari ini dia akan dipandang sebagai lemah dan akan dipaksa turun, jika ia terus membunuh maka hanya akan meningkatkan keretakan yang akan mulai muncul, termasuk di dalam militer,” kata Barak.
“Nasib sudah ditentukan. Saya pikir hampir sama terkait Saleh di Yaman dan Gaddafi di Libya,” katanya menambahkan.
Televisi pemerintah Suriah sendiri mengatakan 23 orang tewas dan sekitar 350 luka-luka oleh tembakan Israel di dataran tinggi Golam, dengan semua korban jatuh di sisi Suriah dari garis gencatan senjata.
Namun militer Israel mengatakan, hanya ada 10 orang yang mati, yang semuanya tewas ketika sejumlah ranjau darat meledak di Suriah Quneitra setelah bom molotov dilemparkan oleh para demonstran. (fq/mna)
Sumber: http://www.eramuslim.com

Diplomat China Kunjungi Pemberontak Libya di Benghazi

Kelompok Bersenjata Tewaskan 120 Pasukan Suriah