Inggris Tidak Akan Tiru Langkah Prancis Pasok Senjata untuk Pemberontak Libya

Inggris tidak akan memberikan senjata kepada pemberontak Libya seperti yang telah dilakukan Prancis, seorang pejabat pertahanan senior Inggris mengatakan Rabu kemarin (29/6), mengatakan hal itu hanya akan menimbulkan beberapa masalah.
“Tidak, Inggris tidak mempertimbangkan untuk memasok senjata kepada oposisi di Libya,” kata Gerald Howarth, menteri untuk strategi keamanan internasional, mengatakan kepada wartawan di sela-sela sebuah forum kebijakan pertahanan di Brussels.
“Kami berpikir bahwa langkah itu tidak menyelesaikan masalah justru meningkatkan menimbulkan beberapa masalah, meskipun dalam beberapa situasi hal tersebut bisa dibenarkan,” katanya.
Meskipun resolusi Dewan Keamanan PBB memberlakukan embargo senjata di Libya, Howarth mengatakan teks resolusi tersebut cukup luas dan menyisakan ruang untuk berbagai penafsiran.
“Saya bukan pengacara dan ada banyak hal teknis hukum di sekitar penafsiran resolusi dan apa yang diterima dan apa yang tidak,” katanya menegaskan.
“Kabar baiknya dalam pandangan kami adalah bahwa resolusi PBB cukup luas dan tidak seketat resolusi sebelumnya yang mungkin tampak.”
Sebelumnya militer Perancis mengatakan Rabu kemarin bahwa pihaknya telah memasok senjata ringan kepada pemberontak Libya awal bulan ini dengan menjatuhkannya dari udara, dalam tujuan untuk bertempur melawan pasukan Libya di selatan dataran tinggi Tripoli.
Seorang pejabat Inggris mencatat bahwa resolusi PBB memungkinkan semua langkah yang diperlukan untuk melindungi warga sipil dari rezim Gaddafi.
“Kami pikir resolusi PBB mengizinkan keadaan terbatas tertentu untuk suplai senjata defensif diberikan, namun Inggris tidak terlibat secara langsung di dalamnya,” kata pejabat itu kepada AFP pada kondisi anonimitas.
“Negara-negara lain akan menafsirkan resolusi dengan cara mereka sendiri,” kata pejabat itu.
Laksamana Italia Di Paola, yang memimpin komite para pemimpin militer NATO, mengatakan kepada wartawan bahwa aliansi tidak memberikan senjata kepada para pemberontak sebagai sebuah putusan organisasi.
“Kita sebagai NATO, tidak terlibat dalam kegiatan semacam ini, meskipun diketahui ada negara yang melakukan hal ini,” katanya tanpa menyebut negara yang memberikan bantuan senjata.(fq/afp)
Sumber: http://www.eramuslim.com

Israel Sabotase Kapal Irlandia yang Akan Berlayar ke Gaza

PM Irlandia Serukan Israel Tidak Gunakan Kekerasan Hadapi Freedom Flotilla II