Iran Peringati Pendudukan Kedubes AS

Rakyat Iran hari ini (Kamis,4/11) turun ke jalan-jalan menandai peringatan 31 tahun pendudukan Kedutaan Besar AS di Tehran. Ribuan warga Tehran berkumpul di depan gedung bekas kedutaan AS di kota itu untuk memperingati pendudukan tersebut. Sejumlah besar warga Tehran melambaikan bendera, membawa spanduk dan meneriakkan slogan-slogan anti AS dan rezim Zionis Israel.

Demo 13 Aban

Pada November 1979 dan dalam waktu kurang dari satu tahun setelah kemenangan Revolusi Islam yang menumbangkan rezim monarki dukungan AS, mahasiswa Iran yang menamakan dirinya “Mahasiswa Pengikut Garis Imam Khomeini ra” merebut dan menduduki kedutaan AS di Tehran.

Aksi pendudukan itu dibenarkan karena gedung itu telah menjadi pusat spionase dan perencanaan untuk menggulingkan sistem republik Islam di Iran yang baru berdiri. Para mahasiswa menemukan sejumlah dokumen rahasia terkait konspirasi itu.

Hari pendudukan kedutaan AS di Tehran kini dikenang sebagai Hari Nasional Perlawanan terhadap Arogansi Dunia oleh rakyat Iran. Setiap tahunnya, rakyat Iran terutama mahasiswa mengadakan demonstrasi di seluruh penjuru Iran untuk menandai hari bersejarah itu.

Pada hari Rabu (3/11), Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei memuji pendudukan itu sebagai indikasi keberanian pemuda revolusioner Iran.

“Peristiwa itu melambangkan keberanian dan kegagahan generasi muda revolusioner Iran terhadap otoritas AS. Mereka dengan berani menduduki sarang spionase AS dan memaksa negara itu bertekuk lutut,” kata Ayatullah Khamenei dalam sebuah pidato di depan para pelajar di kota Tehran.

“Kenyataan ini harus selalu tersimpan dalam memori sejarah bangsa Iran khususnya para pemuda yaitu, AS tidak pernah mencari hubungan baik dengan negara-negara lain. Mereka ingin membangun hubungan berbentuk tuan dan budak serta menjarah kepentingan bangsa-bangsa lain. Jika tidak ada yang menghalanginya, maka mereka bahkan bisa menginjak-injak kemuliaan sebuah bangsa,” tegasnya. (IRIB/RM/MF)

Sumber: http://indonesian.irib.ir/

Irak Kirim Pesan Pedas Kepada Raja Saudi

Jendral AS Blak-Blakan Soal Iran