Israel Sabotase Kapal Irlandia yang Akan Berlayar ke Gaza

Israel telah berhasil untuk menyabotase kapal lain yang berusaha untuk mencapai Jalur Gaza, kali ini di Turki, salah satu penyelenggara dari sebuah armada bantuan internasional ke Jalur Gaza yang diblokade mengatakan Rabu malam kemarin (29/6).
Berbicara kepada Ynet, ia menyalahkan Israel karena telah menyebabkan kerusakan untuk kapal Irlandia Saoirse (Gaelik untuk kebebasan), yang dijadwalkan akan membawa sekitar 20 aktivis pro-Palestina.
Aktivis itu mengatakan dia sudah berbicara dengan awak kapal untuk sementara kapal akan diperbaiki di Turki, dan mereka tidak ragu kerusakan kapal tersebut disengaja.
“Itu adalah sabotase yang disengaja, tidak ada keraguan kapal Irlandia berusaha dicegah dari berlayar. Dan ini tindakan sabotase yang dimaksudkan untuk menonaktifkan kapal.
Para aktivis telah mengambil foto dari kerusakan, dan gambar-gambar akan disajikan Kamis ini (30/6) dalam konferensi pers di Dublin.
Penyelenggara armada telah berusaha untuk menjaga kerahasiaan mereka sejauh ini, dan hanya setuju untuk mengatakan bahwa kapal berlabuh di salah satu pelabuhan Mediterania. Meskipun demikian, aktivis menyatakan keyakinannya bahwa Israel bertanggung jawab atas kerusakan kapal mereka.
“Kami tahu bahwa Israel adalah negara yang cukup canggih, dan meskipun kami telah mencoba untuk menjaga kerahasiaan, lebih banyak sumber dari yang mereka bisa dapatkan. Sudah jelas mereka memiliki kepentingan untuk merusak kapal.”
Dia menambahkan bahwa “ada penjaga di kapal, tapi dengan peralatan menyelam dan keterampilan sulit untuk mendeteksi seseorang yang datang dari bawah air.”
Laporan kerusakan dan penundaan keberangkatan telah berkembang dalam beberapa hari terakhir, pada saat armada bersiap untuk berlayar. Sebuah dokumen internal yang diperoleh oleh Ynet mengungkapkan bahwa kurang dari 300 aktivis akan mengambil bagian dalam kegiatan aksi protes terhadap blokade Gaza.(fq/ynet)
Sumber: http://www.eramuslim.com

Senat AS: Putuskan Bantuan Jika Palestina Ngotot Minta Pengakuan Negara di PBB

Inggris Tidak Akan Tiru Langkah Prancis Pasok Senjata untuk Pemberontak Libya