Isu Informasi WikiLeaks Yang Berkaitan Dengan TNI

Sejumlah media asing sudah memberitakan bocoran informasi WikiLeaks mengenai berbegai isyu yang berkaitan dengan  Tentara Nasional Indonesia (TNI). Meski demikian, TNI tidak akan melemah akan adanya informasi dari WikiLeaks yang dinilai belum bisa diverifikasi. Bahkan TNI mengklaim bahwa mereka memiliki proteksi yang kuat.

“Silakan saja mereka punya informasi itu. Tapi perlu anda ketahui dengan muncul-munculnya informasi ini tidak lantas menjadikan TNI lemah,” kata Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, hari ini.

Sejumlah bocoran berita WikiLeaks yang menyebut kiprah TNI antara lain soal aksi-aksi oknum TNI di Papua, kehadiran Tommy Soeharto di acara Kopassus, dugaan kepentingan Amerika di TNI, juga tentang dukungan Australia atas TNI.

Menanggapi hal itu, Agus Suhartono memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh. “Saya tidak mau berkomentar banyak tentang hal ini,” ujar mantan Kepala Staf TNI AL ini.

Agus membantah keras bila ada yang menyebut TNI lemah dalam perlindungan terhadap data-data, terutama dengan beredarnya kasus WikiLeaks ini. “Tentunya, kami memiliki proteksi dan akan pilih-pilih informasi mana yang perlu dikonsumsi publik, mana yang tidak,” ujar Agus lagi.

Pemerintah sendiri enggan mengkonfirmasi bocoran Wikileaks yang menyinggung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan TNI. Bocoran Wikileaks itu dinilai tidak valid. “Saya rasa tidak pada tempatnya mengomentari suatu bocoran yang otentitas substansinya tidak bisa diverifikasi,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah kepada VIVAnews.com, Rabu 15 Desember 2010.

sumber: VIVAnews

Inilah Laporan Akhir Tahun Polri 2010

Hukuman 20 Tahun Penjara Untuk Gayus, Mengapa Tidak Seumur Hidup Saja