Jihad Islam Tangkap Mata-mata Israel Jalur Gaza

Kelompok perlawanan Jihad Islam Palestina mengatakan telah menangkap seorang pria Palestina yang diduga menjadi mata-mata untuk Israel di selatan Jalur Gaza.
Mata-mata, yang terkait dengan pembunuhan setidaknya 16 pejuang perlawanan Palestina oleh pasukan Israel di Gaza, akhirnya ditangkap pada Jumat kemarin (10/6) setelah berbulan-bulan dilakukan investigasi dan pengawasan, Xinhua melaporkan dari pernyataan Jihad Islam yang mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Beberapa jam kemudian, orang itu diserahkan kepada pemerintah Hamas yang terpilih secara demokratis di Jalur Gaza.
Penangkapan tersebut datang pada hari yang sama dengan tentara Israel menahan sedikitnya delapan warga Palestina di Tepi Barat.
Wasfi Qubaha, mantan menteri urusan tahanan dalam pemerintahan Hamas merupakan salah satu yang ditahan oleh Israel, sumber keamanan Palestina mengatakan.
Tujuh warga Palestina lainnya yang ditangkap oleh tentara Israel dilaporkan anggota Hamas dan gerakan Jihad Islam.
Banyak tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel tanpa pernah didakwa telah melakukan kejahatan, yang penahanan tersebut telah melanggar Konvensi Jenewa.
Penyiksaan sementara ini digunakan secara sistematis terhadap warga Palestina di penjara-penjara Israel.
Israel mengesahkan undang-undang penyiksaan dan memungkinkan badan intelijen Israel untuk menggunakan tekanan fisik terhadap rakyat Palestina dan melindungi interogator dari penuntutan.
Menurut pejabat Palestina, sejauh ini lebih dari 200 tahanan Palestina telah meninggal di dalam penjara Israel sebagai akibat penyiksaan, kelalaian medis dan ditembak. (fq/prtv)
Sumber: http://www.eramuslim.com

Pelajaran-pelajaran Dari Kudeta 1965 Indonesia (Tamat)

Sejarah Kekuasaan Kerajaan Aceh