Julian Assange Diancam Akan Dibunuh

Liputan6.com, Lyon: Julian Assange, pendiri situs whistle-blower Wikileaks, menyatakan akan tetap membeberkan dokumen-dokumen rahasia Amerika Serikat meskipun mendapatkan ancaman. Saat diwawancarai oleh surat kabar Spanyol,  EL Pais, Assange membenarkan banyaknya ancaman yang ia dapatkan akibat situs itu.

“Saya dan rekan-rekan saya di Wikileaks menerima ratusan ancaman pembunuhan dari orang-orang di militer AS,” katanya. Dalam wawancara itu, Assange menghindari pertanyaan mengenai keberadaannya. Beberapa laporan media mengatakan Assange sedang berada di Inggris. Seperti dilansir dari kantor berita NHK, Senin (6/12), Assange mengatakan, saat ini Wikileaks memang tengah berada di bawah tekanan dari pemerintah di seluruh dunia. Namun ia menyatakan organisasinya sedang ‘berada di atas angin’ karena mendapatkan banyak dukungan.

Saat ini Assange merupakan orang nomor satu yang dicari Interpol. Lembaga pemerintah itu telah mengeluarkan surat perintah penangkapan kepada negara-negara anggota untuk meringkus pendiri situs WikiLeaks. (Vin)

WikiLeaks.ch Diblok, Masih Banyak Server Alternatif Lain

Gara-Gara WikiLeaks, Partai SBY Kebakaran Jenggot