Kelompok Bersenjata Tewaskan 120 Pasukan Suriah

Setidaknya 120 pasukan Suriah telah tewas setelah kelompok bersenjata menyerang pasukan keamanan di kota barat laut Jisr al-Shughour, televisi pemerintah melaporkan.
Menurut televisi pemerintah, 82 dari mereka tewas setelah kelompok bersenjata menyerang pusat keamanan kota pada hari Senin kemarin (6/6). Sejumlah 28 polisi dan pasukan keamanan menjadi sasaran “dalam perjalanan mereka untuk menyelamatkan warga yang diteror” oleh gerombolan bersenjata.
Lainnya tewas dalam bentrokan di seluruh kota.
“Kelompok-kelompok bersenjata melakukan pembantaian. Mereka telah memutilasi tubuh dan dilemparkan ke dalam sungai Assi,” kata penyiar yang menambahkan bahwa lebih dari 200 polisi dan pasukan keamanan juga terluka dalam bentrokan tersebut.
TV negara mengatakan ratusan orang bersenjata telah mengambil alih Jisr al-Shughour dan membakar beberapa bangunan pemerintah.
“Aparat keamanan telah berhasil mengakhiri blokade atas salah satu lingkungan (di Jisr al-Shughour) yang dikuasai oleh kelompok bersenjata untuk sementara waktu dan kini mereka berjuang untuk mengakhiri blokade di lingkungan lain,” katanya.
TV negara juga mengatakan bahwa penduduk kota melarikan diri dari rumah mereka, mencari keselamatan di pos polisi dan pos keamanan, menambahkan bahwa warga Jisr al-Shughour mendesak tentara untuk melakukan intervensi cepat untuk mengakhiri kekerasan.
Para pejabat Suriah mengatakan kelompok-kelompok bersenjata bersembunyi di rumah-rumah warga dan menembaki tentara dan warga sipil dan menggunakan warga sebagai perisai manusia.
Sejak awal kerusuhan di Suriah pada pertengahan Maret, ratusan orang, termasuk pasukan keamanan telah tewas.
Pihak oposisi menuduh pasukan keamanan berada di balik pembunuhan. Namun, pemerintah menyalahkan gerombolan bersenjata yang memicu kekerasan mematikan, menekankan bahwa kerusuhan di Suriah didalangi dari luar negeri.
Damaskus telah mengumumkan penangkapan beberapa anggota kelompok teroris bersenjata, mengatakan bahwa mereka mengaku menerima senjata dan uang dari organisasi asing untuk membunuh warga sipil dan pasukan keamanan dalam upaya untuk menimbulkan kekacauan di negara ini.
Presiden Suriah Bashar al-Assad sendiri telah berjanji untuk membawa mereka yang berada dibalik pembunuhan ke pengadilan.(fq/prtv)
Sumber: http://www.eramuslim.com

Ehud Barak: Presiden Suriah Bashar al-Assad akan Segera Jatuh

Yahudi Perusuh Kembali Bakar Masjid di Tepi Barat