KNIL Celebes Gagal Pulihkan Keamanan dan Ketertiban

Anarki di Zuid-Celebes (Sulawesi Selatan) meledak hebat. Chaos total. Pasukan reguler KNIL sudah mencoba mengendalikan situasi, tetapi mereka gagal.
Laporan resmi Van Rij dan Stam menyebutkan bahwa penduduk sipil setempat dalam posisi terjepit harus memihak ke mana.
Weigerde zij hulp aan de z.g. extremisten, dan werd zij bedreigd met moord, plundering en verbranding van haar bezittingen (Jika mereka menolak memberikan bantuan kepada apa yang disebut para ekstrimis, maka mereka diancam bunuh, dirampok, atau dibakar harta kekayaannya).
Sebaliknya jika mereka memberikan bantuan kepada para pejuang kemerdekaan itu, maka mereka terancam ditangkap oleh pasukan Belanda. Akhirnya mereka memilih jalan yang menurut mereka paling sedikit risikonya.
Pasukan reguler KNIL wilayah Celebes sudah mencoba mengendalikan situasi, tetapi mereka akhirnya tidak mampu menghadapi perlawanan yang semakin meluas.
Prajurit KNIL H.C. Kavelaars dalam laporan tertanggal 6/9/1946 menuliskan sebagai berikut:
�Di kawasan Pinrang, Rappang, Enrekang dan Singkang (pasukan KNIL) berhasil membunuh 36 anggota extremis (baik perusuh maupun teroris) dan menangkap 108 orang dari mereka. Banyak senjata berhasil disita� Pada malam hari tanggal 21 menjelang 22 Agustus 1946 tiba-tiba muncul snipers di pinggiran selatan Makassar. Pasukan patroli yang dikerahkan akhirnya berhasil menekan aktivitas para snipers ini.�
Beberapa pekan kemudian Kavelaars memberikan sketsa mengenai keadaan militer secara umum sebagai berikut:
�Di banyak desa di Sulawesi Selatan aktivitas PNI [PNI adalah partai nasionalistis terlarang, jadi itu gerakan bawah tanah] meningkat� Sebuah kegiatan patroli di wilayah Batalion XVI yang berturut-turut akhirnya menyebabkan banyak anggota PNI menyerahkan kartu anggota dan banyak pengacau yang menyerahkan diri. Sebagian besar anggota PNI memang terpaksa atau dipaksa menjadi anggota. Patroli intensif di Sulawesi Selatan akan terus dipertahankan sampai keamanan dan ketertiban kembali pulih.�
Namun keamanan dan ketertiban itu ternyata tidak pernah berhasil dipulihkan kembali. (Andere Tijden)
Sumber: http://www.nederlandsindie.com

Karzai Tantang Delegasi AS Atas Serangan Malam Militer Asing

Katholieke Volkspartij Menentang