Maliki: Militer Irak Siap Ambil Alih Keamanan Negara Dari Militer Amerika

Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki mengatakan kepada Kepala staf Gabungan AS bahwa Baghdad siap untuk mengambil kendali langkah-langkah keamanan negara.
Dalam pertemuan dengan Admiral Mike Mullen, yang tiba di Baghdad pada hari Kamis kemarin (21/4), Maliki mengatakan tentara Irak mampu menjaga keamanan negaranya dan menegaskan bahwa tentara Irak bisa bekerja dengan profesional.
Dan pasukan Amerika harus meninggalkan Irak sesuai jadwal, katanya menambahkan.
Maliki menambahkan bahwa pasukan Irak akan “terus memperkuat kemampuan tempur mereka sambil memberikan mereka dengan peralatan terbaru dan senjata.”
Perjanjian keamanan tahun 2008 antara Baghdad dan Washington memberikan mandat penghapusan pasukan AS dari Irak sebelum tahun 2012.
Sekitar 47.000 prajurit Amerika saat ini ditempatkan di negara kaya minyak Timur Tengah itu.
AS telah lama beroperasi di Irak dan telah menyatakan keraguan tentang penarikan semua pasukan tempur Amerika dari negara kaya minyak dengan batas waktu akhir-tahun ini.
Selama penerbangan ke Baghdad, Mullen mengatakan kepada wartawan bahwa pemimpin Irak perlu untuk memulai dialog serius dengan cara yang yang serius jika mereka ingin pasukan AS untuk tetap keluar sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan.
Awal bulan ini, Menteri Pertahanan AS Robert Gates mengatakan Washington akan mempertahankan tentara Amerika di negara itu jika Baghdad meminta bantuan tambahan. Dia mengatakan bahwa AS siap untuk memperluas kehadiran militer di Irak melampaui tanggal 31 Desember 2011.
Tapi Maliki telah tegas menolak tawaran itu dan Gates mengatakan bahwa ia mengharapkan “semua” pasukan Amerika meninggalkan Irak pada akhir tahun ini.(fq/prtv)
Sumber: http://www.eramuslim.com

Tolak Akui Tragedi Armenia, Obama Dituding Pengecut

Media Sembunyikan Kejahatan Militer AS Dari Publik