Mantan Direktur Keamanan Ben Ali Minta Maaf Secara Terbuka kepada Rakyat Tunisia

Dalam sebuah langkah yang mengejutkan, Ali Asriyati, direktur keamanan mantan Presiden Tunisia yag digulingkan Zine El Abidine Ben Ali dan orang kuat dalam rezim sebelumnya, menyatakan permintaan maaf kepada rakyat Tunisia, Rabu kemarin (10/8).
Dan ia menjadi pejabat pertama di Tunisia dan Mesir yang meminta maaf kepada masyarakat di depan umum dalam sebuah persidangan.
Asriyati sendiri didakwa memberikan paspor bagi anggota keluarga Ben Ali dan istrinya untuk meninggalkan negara itu pada 14 Januari lalu, dalam upaya melarikan diri ke Arab Saudi menyusul gelombang aksi protes yang mengakhiri 23 tahun Ben Ali.
Masyarakat yang hadir di ruang sidang pada akhir sesi Rabu kemarin, terkejut ketika Asriyatiberteriak “Saya meminta maaf kepada rakyat Tunisia.. Saya meminta mereka untuk mengampuni saya,” menurut laporan Reuters.
Asriyati diyakini berada di balik aksi penembak jitu yang membunuh acak demonstran setelah penggulingan Ben Ali.
Selama persidangan Asriyati dan anggota keluarga Ben Ali dikenakan pengamanan ketat di sekitar gedung Kehakiman di ibukota, di mana persidangan berlangsung.(fq/imo)
Sumber: http://www.eramuslim.com

Ikhwan Mesir Serukan Iran untuk Hentikan Dukungan Terhadap Rezim Assad

Oposisi Suriah Kecam Mesir yang Kirim Duta Besar Baru untuk Damaskus