McCain: Al-Qaidah Akan Menyusup ke Libya Jika Terjadi Kebuntuan Militer

Senator John McCain pada hari Minggu kemarin (24/4) mendesak Amerika Serikat untuk meningkatkan keterlibatannya dalam serangan udara NATO di Libya, memperingatkan bahwa jalan buntu serangan militer mungkin akan menarik Al-Qaidah ke dalam konflik Libya.
Berbicara dari Kairo setelah kunjungan ke kubu pemberontak Libya di Benghazi, McCain menyambut langkah Presiden Barack Obama menggunakan pesawat drone Predator di Libya namun mendesak Obama untuk berkomitmen meningkatkan serangan udara di Libya.
“Semakin lama kita menunda, semakin besar kemungkinan terjadi jalan buntu,” katanya kepada NBC. “Dan jika Anda khawatir tentang Al-Qaidah memasuki pertarungan ini, justru Al-Qaidah lebih cepat dan lebih berbahaya dari kebuntuan aksi militer di Libya.”
Pada awal pemberontakan rakyat, pemimpin Libya Gaddafi telah menuduh pemberontak menjadi kaki tangan dari pemimpin Al-Qaidah Usamah bin Ladin.
Teori ini dibantah oleh Barat, tapi komandan NATO dan AS Laksamana James Stavridis mengatakan bulan lalu bahwa dirinya telah melihat adanya potensi Al-Qaidah dan Hizbullah Libanon di antara para pemberontak.
Peringatan tentang bahaya Al-Qaidah oleh McCain ini datang pada saat Obama menghadapi tekanan yang meningkat untuk melakukan sesuatu yang lebih besar untuk mencegah konflik di Libya hanyut ke dalam kebuntuan tanpa tujuan.
McCain sendiri menentang adanya penempatkan pasukan Amerika di darat tetapi mengatakan ia meragukan pemberontak dapat berhasil menumbangkan Gaddafi kecuali Amerika Serikat semakin meningkatkans serangan pesawat udaranya ke wilayah Libya.(fq/afp)
Sumber: http://www.eramuslim.com

NATO Hancurkan Kompleks Pemerintahan Gaddafi

Peristiwa M�nchen