Militer Mampu Membuat Mubarak Meletakkan Jabatannya

Hingga kini, ratusan ribu masyarakat Mesir masih tetap bertahan di Lapangan Tahrir, Kairo. Hal ini dilakukan karena Presiden Hosni Mubarak menolak mundur dari jabatannya.

Kementerian Pertahanan Mesir menyerukan para demonstran untuk pulang untuk memulihkan situasi yang memburuk selama unjuk rasa. Namun rakyat tetap bersikeras bertahan hingga Mubarak turun. Zuhair Miswari, alumni Al-azhar University Kairo mengatakan, Mubarak bisa diturunkan jika militer mau bersatu dengan rakyat Mesir. 

Jika pada akhirnya militer tidak mampu menekan rakyat dan melaporkannya kepada Mubarak kemudian mendesak Mubarak untuk mundur, maka hal itu dapat dilakukan. “Bukan protes masa tapi militer untuk mundurkan Mubarak. Militer bersatu dengan rakyat untuk membuat Mubarak mundur,” ujarnya, malam ini.

Menurut Zuhair, militerlah yang dapat membuat Presiden Mubarak meletakkan jabatannya, seperti Tunisia. Di sini lain, Presiden AS Barack Obama menghendaki agar Presiden Hosni Mubarak secepatnya melakukan transisi pemerintahan di Mesir. Namun, Obama menyatakan bahwa AS tidak akan campur tangan atas perubahan kepemimpinan di Mesir. “Bukan urusan negara lain untuk menentukan pemimpin Mesir,” tandasnya.

Kue Bakul Menjadi Alat Komunikasi di Hari Raya Imlek

Feng Shui Dapat Meningkatkan Kehidupan Bercinta Anda