NATO Minta Maaf Kembali Salah Serang Pasukan Oposisi Libya

North Atlantic Treaty Organization (NATO) telah mengeluarkan permintaan maaf atas sebuah serangan udara di kota Libya timur Brega yang melanda kubu pasukan oposisi Libya.
“NATO sekarang dapat mengkonfirmasi bahwa kendaraan yang terkena serangan udara NATO adalah bagian dari patroli oposisi,” dikutip AFP atas pernyataan yang dikeluarkan oleh kontingen militer itu pada Sabtu kemarin (18/6).
Pernyataan itu menambahkan, “Insiden ini terjadi di daerah konflik antara pasukan Gaddafi dan pasukan oposisi.”
“Kami menyesal atas hilangnya nyawa atau kemungkinan cedera yang disebabkan oleh insiden yang sangat disayangkan tersebut,” pernyataan NATO menambahkan.
Puluhan orang kehilangan nyawa mereka pada tanggal 16 Juni lalu pada saat jet tempur NATO menyerang pasukan oposisi di Brega.
Ini bukan pertama kalinya aliansi militer tersebut menyerang pasukan oposisi di Libya. Para pejabat NATO mengklaim bahwa mereka kesulitan untuk membuat perbedaan antara pasukan revolusioner dan pro-Gaddafi di daerah gurun negara itu karena kedua pihak menggunakan kendaraan yang serupa.
Sementara itu, penguasa Libya Muammar Gaddafi telah bersumpah untuk mengalahkan NATO setelah pesawat tempur dari aliansi militer Barat membombardir bagian dari ibukota Tripoli.
“NATO pasti akan dikalahkan” kata Gaddafi dalam pidato yang disiarkan lewat pengeras suara di Lapangan Hijau Tripoli di mana ribuan pendukungnya menggelar demonstrasi terbesar mereka dalam beberapa minggu terakhir, AFP melaporkan pada Jumat lalu.(fq/prtv)
Sumber: http://www.eramuslim.com

Haniyah: Pemerintah Persatuan Harus Tetap Lakukan Perlawanan Bersenjata

Tiga Anggota Pasukan Asing Tewas di Afghanistan