Netanyahu: Israel Memiliki Hak untuk Hentikan Armada Gaza

Israel memiliki hak untuk menghentikan armada yang menuju ke Jalur Gaza dalam upaya mereka untuk mematahkan blokade laut Israel atas daerah kantong yang dikuasai Hamas, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan kemarin (30/6).
“Israel memiliki hak penuh untuk bertindak melawan upaya untuk menyelundupkan rudal, roket dan senjata lainnya untuk wilayah kantong dikuasai teroris Hamas, yang merupakan musuh yang kejam, musuh yang jahat yang telah merugikan anak-anak kita dan menahan prajurit Gilad Shalit, di mana mereka bertindak bertentangan dengan setiap perjanjian internasional,” kata Netanyahu pada upacara kelulusan bagi pilot Angkatan Udara Israel.
Netanyahu juga berterima kasih kepada para pemimpin Amerika Serikat, Uni Eropa, Sekjen PBB dan terutama Perdana Menteri Yunani George Papandreou, untuk secara terbuka berbicara menentang armada Gaza.
“Kadang-kadang kita dituntut tidak hanya untuk menangkal serangan fisik dari musuh-musuh kita tapi serangan terhadap hak membela diri kita juga,” katanya menegaskan.
Kementerian Luar Negeri Israel kemarin mengirimkan telegram mendesak untuk kedutaan Israel di Eropa dan ibukota lain di seluruh dunia, meningkatkan waspada penuh selama akhir pekan. Para diplomat diminta untuk tetap membuka kedutaan besar selama akhir pekan untuk menerima atau mengirim kawat rahasia.
Pejabat kementerian Luar Negeri percaya bahwa armada akan diluncurkan akhir pekan ini, bahkan tanpa kapal yang mengalami perbaikan.(fq/hrzt)
Sumber: http://www.eramuslim.com

Masihkah Gerakan Non-Blok Relevan?

Laporan: Perang AS di Afghanistan, Irak, dan Pakistan Telan Biaya 4 Trilyun Dolar