Pasukan Rusia Tewaskan Tujuh Pejuang Kaukasus di Wilayah Dagestan

Pasukan Rusia dari Kementerian Dalam Negeri telah membunuh tujuh pejuang Kaukasus dalam sebuah operasi keamanan besar-besaran di wilayah yang bergolak Kaukasus Utara Republik Dagestan.
“Menurut data awal tujuh militan tewas dalam operasi keamanan besar-besaran di hutan di kawasan Kizlyar di Dagestan utara, RIA Novosti mengutip sumber polisi lokal mengatakan pada hari Minggu kemarin (8/5).
“Data korban dari staf lembaga penegak hukum saat ini adalah sama: satu tentara tewas dan tiga polisi terluka,” tambah sumber itu.
Laporan awal menyatakan bahwa tiga pejuang Kaukasus tewas dengan satu orang mencoba melarikan diri dari tempat kejadian.
Pasukan keamanan Rusia telah berjuang melawan perlawanan pemberontak di Kaukasus Utara sejak pertengahan 1990-an, pada saat serangan sporadis dan pertempuran tetap berlanjut di daerah itu, khususnya di Chechnya dan Dagestan.
Kekerasan telah meningkat sedemikian rupa, dan hal itu telah hampir menjadi kejadian sehari-hari di Kaukasus Utara setelah dua perang separatis di Chechnya terjadi pada era 1990-an.
Kekerasan pertama meletus di Chechnya pada tahun 1994, ketika 250.000 orang terpaksa mengungsi ke wilayah tetangga karena perang antara separatis Chechnya dan tentara Rusia.
Setelah perdamaian singkat dan kondisi yang tidak stabil pada tahun 1996-1999, perang kembali terjadi menyusul sikap pemerintah Rusia yang menyalahkan kelompok-kelompok pejuang Chechnya. Sekitar 100.000 orang telah tewas dalam konflik dan banyak lagi warga lebih memilih untuk menjadi pengungsi.(fq/prtv) 
Sumber: http://www.eramuslim.com

Memanasnya Situasi di Libya, Pembuatan Serial TV Umar Mukhtar Dilanjutkan

TV Pemerintah: Sekelompok Pemberontak Libya Menyerahkan Diri