Pasukan Suriah Kembali Serbu Kota Daraa

Pasukan Suriah dengan kendaraan lapis baja serta tank menyerbu kota selatan Daraa Senin pagi ini (25/4), serangan ini merupakan tindakan keras terbaru terhadap pemberontakan lima-minggu menentang rezim otoriter Presiden Bashar Assad, saksi mata dan aktivis mengatakan.
Daraa telah menjadi pusat dari gerakan aksi protes Suriah, yang dimulai di kota ini lebih dari sebulan yang lalu setelah pihak berwenang menangkap sekelompok remaja yang menuliskan grafiti anti-rezim di dinding kota. Sejak itu, lebih dari 300 orang telah tewas di seluruh negeri pada saat demonstrasi anti-pemerintah terus meningkat.
Aktivis lewat media sosial memposting cuplikan video dari apa yang mereka katakan insiden tentara melakukan penembakkan Senin pagi di Daraa. Bunyi tembakan berat terdengar dalam rekaman. Aktivis yang merekam peristiwa itu menyebut tanggal, lokasi dan berkata: “.. Pasukan tentara sedang memasuki Daraa. Mereka membom kota Daraa.”
Juga hari Senin ini, saksi mata mengatakan pasukan keamanan Suriah melepaskan tembakan di pinggiran kota Damaskus.
Video penyerbuan ke kota Daraa belum dapat diverifikasi secara independen dan semua saksi berbicara dengan syarat anonim karena takut akan pembalasan aparat keamanan. Suriah telah melarang hampir semua media asing meliput serta memberikan akses terbatas ke kota itu sejak pemberontakan dimulai, sehingga hampir tidak mungkin untuk mendapatkan penilaian independen dari situasi di lapangan.
Namun meningkatnya tingkat kekerasan di Suriah – lebih dari 120 orang telah tewas sejak Jumat pekan lalu – membawa kelompok HAM menyerukan diadakannya penyelidikan PBB atas kekerasan di Suriah.
Pasukan keamanan Suriah telah menangkap puluhan aktivis oposisi sejak Sabtu lalu pada saat otoritas melakukan penggerebekan untuk menumpas pemberontakan anti rezim Assad.(fq/ap)
Sumber: http://www.eramuslim.com

Ribuan Warga Diungsikan Akibat Perang Thailand-Kamboja

Menlu Rusia Serukan Segera Dilakukan Gencatan Senjata di Libya