Pengepungan Yerusalem III

Pengepungan Yerusalem III terjadi pada tahun 70 M. Pengepung adalah pasukan Kekaisaran Romawi yang dipimpin calon kaisar, Titus, dibantu Tiberius Julius Alexander. Sedangkan pihak yang bertahan adalah pemberontak Yahudi yang berupaya melepaskan Yerusalem dari penjajahan Romawi pada tahun 66. Pengepungan ini merupakan salah satu peristiwa terpenting dalam Perang Yahudi-Romawi I.

Pasukan Romawi terdiri dari 70.000, sedangkan pasukan Yahudi terdiri dari 13.000 pasukan yang terpecah dalam tiga faksi yang masing-masing dipimpin oleh Simon Bar-Giora, Yohanan mi-Gush Halav (John of Gischala), dan Eleazar ben Simon. Titus dengan sengaja membiarkan para peziarah masuk ke Yerusalem pada hari perayaan Paskah, tetapi tidak mengizinkan peziarah itu keluar. Akibatnya, simpanan dan persediaan makanan di Yerusalem menipis.

Titus dan pasukannya berhasil masuk ke Yerusalem dan harus menghadapi perlawanan sengit pasukan Yahudi di jalan-jalan kota. Namun serangan yang tidak terorganisisr dengan baik membuat pasukan Romawi dengan cepat menguasai Yerusalem. Titus sebenarnya berupaya untuk mempertahankan kuil terbesar Yahudi untuk dipersembahkan kepada kaisar, tetapi api akibat pertempuran meluas cepat dan kuil utama Yahudi di Yerusalem pun roboh.

Pasukan Romawi membantai begitu banyak warga sipil dan diperkirakan 60.000-1.100.000 warga sipil Yahudi Yerusalem tewas.

Sumber: http://www.kaskus.us

Serangan Umum 1 Maret 1949

Pemberontakan Sorban Kuning Di China