Pentagon Laporkan Adanya "Kemajuan Nyata" Perang Afghan

Pentagon pada hari Jumat (29/4) melukiskan gambaran optimis tentang perang di Afghanistan, mengatakan bahwa pasukan AS dan sekutu telah membuat kemajuan nyata melawan Taliban dalam enam bulan terakhir dan bahwa kondisinya tepat untuk menarik setidaknya sebagian pasukan AS musim panas ini.
Dalam sebuah laporan kepada Kongres yang menilai upaya perang hingga akhir Maret, Departemen Pertahanan menyajikan pandangan paling positifnya terhadap perang Afghanistan dalam bertahun-tahun. Meskipun Pentagon memberikan banyak peringatan dan berhati-hati menghindari penggunaan kata-kata semacam “kemenangan”, mereka menyimpulkan bahwa strategi pemerintahan Obama berhasil.
“Situasi di lapangan secara mendasar berubah,” ujar seorang pejabat pertahanan senior.
Dalam nada bicara dan substansinya, laporan Pentagon lebih berbunga-bunga daripada penilaian serupa yang diberikan ke Kongres oleh Gedung Putih bulan ini. Dalam laporannya, Gedung Putih mencatat bahwa Taliban telah memperoleh kekuatan di wilayah perbatasan Afghanistan-Pakistan dan bahwa tidak ada jalan yang jelas untuk mengalahkan pemberontak yang bersembunyi di Pakistan, di luar jangkauan pasukan AS dan NATO.
Sebaliknya, Pentagon hanya sedikit merujuk pada tempat perlindungan Taliban di Pakistan, mengatakan bahwa lebih banyak upaya yang diperlukan untuk memusnahkan tempat-tempat itu.
Ketidakpedulian laporan atas peran Pakistan dalam perang Afghanistan adalah mengejutkan mengingat keluhan baru-baru ini dari pejabat militer senior AS. Pada tanggal 20 April, dalam sebuah kunjungan ke ibukota Pakistan, Islamabad, Admiral Mike Mullen, ketua Kepala Staf Gabungan, terang-terangan menuduh badan intelijen Pakistan memberikan dukungan pada jaringan Haqqani, sebuah afiliasi Taliban yang memimpin perlawanan di Afghanistan timur.
Pentagon dan Gedung Putih masing-masing diwajibkan untuk mengevaluasi kemajuan perang dalam laporan rutin ke Kongres. Secara umum, keduanya mengatakan bahwa strategi Presiden Obama telah membuahkan hasil sejak dia mengumumkan di bulan Desember 2009 bahwa dia akan mengumpulkan pasukan tambahan sebanyak 30,000 ke Afghanistan.
Terdapat sekitar 100,000 pasukan AS di Afghanistan hari ini, tapi Obama telah berjanji untuk menarik setidaknya sebagian dari mereka mulai bulan Juli. Jenderal David Petraeus, komandan pasukan AS dan NATO di Afghanistan, dijadwalkan dalam beberapa hari ke depan akan membuat rekomendasi spesifik tentang lingkup penarikan.
Rencana untuk penarikan parsial muncul saat dukungan domestik terhadap perang menurun. Sebuah jajak pendapat Washington Post-ABC News di bulan Maret menemukan bahwa dua pertiga rakyat Amerika merasa bahwa perang selama satu dekade itu tidak lagi sepadan untuk dilakukan. (rin/wp)
Sumber: http://suaramedia.com

Pembantaian Komunis di Indonesia (Tamat)

Amerika-Israel Berupaya Halangi Persatuan Palestina