Perampok Bersenjata Bambu Runcing Hanya Ada di Medan

Medan – Tiga dari empat perampok bersenjata parang dan bambu runcing diringkus petugas Polsekta Pancurbatu beberapa jam setelah beraksi. Ketiga tersangka ditangkap di salah satu hotel di kawasan Bandarbaru sesaat hendak melarikan diri ke Tanahkaro.
Ketiga tersangka masing-masing berinisial HG, 26, IS, 23, dan RB, 20, ketiganya warga Desa Sugau, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang. Dari ketiga tersangka, polisi menyita 3 unit handphone dan uang tunai Rp240 ribu sebagai barang bukti sedangkan korbannya Harsudianto Silaen, 21, warga Jalan Sei Batanghari, Kecamatan Medan Petisah, telah membuat laporan pengaduan ke Polsekta Pancurbatu.
Informasi yang diperoleh di kepolisian menyebutkan. Korban bersama tiga lagi temannya mengendarai dua sepeda motor baru pulang dari Tanahkaro menuju Medan. Namun, persis di tengah jalan raya Jalan Jamin Ginting Desa Sugau, laju kendaraan mereka terpaksa dihentikan karena melihat ada sebatang kayu melintang di tengah jalan.
Saat korban berhenti hendak menyingkirkan batang pohon tersebut, tiba-tiba dari kegelapan muncul empat tersangka dan langsung menodongkan parang dan bambu runcing. Keempat pelaku juga mengancam akan membunuh korban bila tak menyerahkan barang-barang berharga. Karena takut ancaman tersebut, keempat korban pasrah saat keempat pelaku merampas 3 HP dan uang Rp 240 ribu.
Usai menjarah barang-barang berharga milik korban, keempat pelaku langsung melarikan diri, sedangkan keempat korban yang diwakili Harsudianto Silaen segera membuat laporan pengaduan ke Polsekta Pancurbatu.
Berbekal laporan tersebut, petugas Polsekta Pancurbatu melakukan penyelidikan dan menyisir sejumlah penginapan di lokasi Bandarbaru. Hasilnya, ketiga tersangka HG, IS dan Rb berhasil diringkus saat menginap di salah satu kamar hotel, sedangkan seorang lagi tersangka keburu melarikan diri dan masih diburon.
Kapolsekta Pancurbatu AKP JK Tampubolon didampingi Kanit Reskrim AKP Faidir Chan menjelaskan, ketiga tersangka HG, IS dan RB ditangkap saat hendak kabur ke Tanahkaro. “Dari ketiga tersangka, kami menyita 3 HP sebagai barang bukti sedangkan uang hasil rampokan sudah habis digunakan selama menginap di hotel,” jelasnya.
Menurut AKP JK Tampubolon, seorang lagi teman tersangka melarikan diri namun identitasnya sudah diketahui. “Ketiga tersangka kini mendekam dalam sel guna pemeriksaan lebih lanjut, karena disinyalir masih ada lagi korban dari perbuatan ketiga tersangka ini,” kata Tampubolon.

sumber: beritasore

10 Domain Termahal di Dunia

Korea Utara Gali Terowongan Di Lokasi Uji Coba Nuklirnya