Perang Narkoba di Meksiko Lampaui 30.000 Orang Tewas

JUMLAH kematian dalam perang keji gang narkoba di Meksiko dalam empat tahun telah melonjak lebih 30.000, dengan 12.456 korban tewas terjadi dalam tahun ini saja.

“Angka kematian yang kami catat hingga 30 Nopember adalah 30.196 sejak awal pemerintahan (Presiden Felipe Calderon),” ujar Jaksa Agung Arturo Chavez, Kamis, seraya mencatat kekerasan marak hebat dalam 2010.

Setidaknya 10 dari 24 pemimpin kartel paling dicari-cari telah dibunuh atau ditangkap dalam 2010. Namun angka baru itu menunjukkan kenaikan 6,8 persen dalam pembunuhan  selama empat bulan terakhir, sejak pihak berwenang melaporkan total korban jiwa lebih 28.000 pada Agustus lalu.

Hampir setiap hari terjadi insiden pemenggalan. cerita tentang aksi-aksi penyiksaan dan penculikan-pembunuhan di banyak kota kecil di Meksiko Utara.

Dalam kekerasan yang mencapai rekor, angka resmi menunjukkan Rabu bahwa kota perbatasan paling berdarah di Meksiko, Ciudad Juarez telah mencatat 3.010 pembunuhan dalam 2010, termasuk 140 personil polisi, dalam kerusuhan terkait perdagangan narkoba.

Konfirmasikan

Pemimpin operasional kartel obat bius Meksiko La Familia mengkonfirmasikan kematian pemimpin idiologisnya. Kantor jaksa negara bagian mengungkapkan 3.010 orang tewas, termasuk 140 petugas polisi, dalam kekerasana rekor terkait berbagai upaya menumpas gang-gang penyeludup narkobat ke AS.

Kota berpenduduk 1,3 juta jiwa di seberang El Paso, negara bagian Texas, AS, merupakan pusat utama perdagangan kokain. Angka korban akibat perang antara kartel-kartel rival dan antara para penyeludup narkoba dan pasukan keamanan telah melonjak tajam dalam beberapa tahun terakhir, mencapai 1.656 orang dalam 2008 dan 2.754 dalam 2009.

Setidaknya 28.000 orang tewas menemui ajal di seluruh negeri sejak Presiden  Calderon melancarkan operasi pemberantasan besar-besaran oleh militer terhadap kartel narkoba dalam Desember 2006. Begitupun, pemerintah belum memperbarui angka korban dalam beberapa bulan terakhir dan jumlah korban sebenarnya mungkin  30.000 orang, menurut laporan pers lokal.

Meksiko mencatat serangkaian sukses terbaru dalam perangnya melawan para pedagang narkoba, dengan menangkap seorang gembong dari kartel Sinaloa yang dikenal kejam dan menembak mati abangnya.  Polisi menangkap Enrique Lopez dari operasi perdagangan narkoba Sinaloa yang berkedudukan di kota Chihuahua, Meksiko utara.

Abangnya, Ever Horacio Lopez tewas ditembak dalam baku tembak dengan poolisi, ujar pejabat. Pemimpin operasional kartel La Familia, Servando Gomez, bilang pemimpin kelompok itu Nazario Moreno, yang berjuluk “The Craziest One” atau “The Doctor”, memang tewas.

Pihak berwenang mengatakan Moreno, 40, tewas dalam kontak senjata dengan polisi federal yang tengah melakukan penyelidikan pesta gang narkoba di kota Apatzingan, Meksiko barat, akan tettapi para anak buahnya membawa mayatnya ketika mereka kabur.

Awas Adu Penalti, Pilipina Akan Agresif Terhadap Indonesia

Sejarah Berdirinya Mesjid Raya Al-Mashun di Medan