Pertempuran Balikpapan (1945)

Pertempuran Balikpapan adalah babak akhir kampanye Borneo. Terjadi pada tanggal 7 Juli 1945. Divisi VII Australia, terdiri atas Brigade Infantri XVIII, XXI, dan XXV, dengan pasukan cadangan yang mengadakan pendaratan dari darat dan laut, nama sandi Operasi Obo Dua, beberapa mil di utara Balikpapan, di pulau Borneo. Pendaratan itu didahului dengan pengeboman dan penembakan besar-besaran oleh AL dan AU Australia dan AS. Jumlah persenjataan Jepang sama sekali lebih banyak, namun seperti pertempuran lain dalam Perang Pasifik, banyak yang tewas dalam pertempuran.
Peta pertempuran
Operasi besar-besaran telah berhenti dari tanggal 21 Juli. Korban Divisi VII agak lebih ringan daripada yang diderita di kampanye sebelumnya. Ini adalah pertempuran terakhir yang terjadi dalam Perang Dunia II, terjadi beberapa minggu sebelum pengeboman Hiroshima dan Nagasaki yang secara efektif mengakhiri perang. Jepang menyerah saat Australia menyisir hutan untuk mencari yang kesasar.
Menyusul penyerahan itu, 3 brigade itu dilimpahi tugas pendudukan hingga sekitar Februari 1946. Brigade XXI ditugaskan di Makassar di Pulau Sulawesi untuk menerima penyerahan angkatan Jepang, membebaskan tawanan perang dan memelihara tatanan masyarakat.
Sumber: http://id.wikipedia.org

Pertempuran Balikpapan (1942)

Kisah Perang Para Malaikat