Pertempuran Taliban dan Pemerintah Afghan Berlanjut di Kandahar, 15 Tewas

Intensitas pertempuran terus berlanjut di kota Afghanistan selatan Kandahar yang bermasalah antara pejuang Taliban dan pasukan keamanan, sehari setelah Taliban melepaskan serangan besar-besarn terhadap gedung-gedung pemerintah yang ada di sana.
Menurut petugas medis setempat, korban tewas dari dua hari pertempuran telah naik menjadi 15 dan hampir 55 lainnya telah dilaporkan terluka, sebuah laporan koresponden Press TV menyatakan.
Para korban termasuk pasukan keamanan, pejuang Taliban dan warga sipil.
Sebagian besar pertempuran berlangsung di dekat badan intelijen Afghanistan di kota tersebut.
Pejuang Taliban juga menempati dan menduduki gedung polisi lalu lintas, melepaskan tembakan dan menembakkan roket dari gedung tersebut.
Toko-toko telah ditutup dan jalan-jalan telah dikosongkan setelah bentrokan terjadi.
Pada hari Sabtu kemarin, Taliban menyerang beberapa lokasi di Kandahar, termasuk kompleks gubernur, kantor walikota, tiga kantor polisi dan dua sekolah tinggi.
Taliban mengklaim tujuan mereka adalah untuk mengambil alih kota Kandahar.
Keamanan telah memburuk setelah ratusan tahanan Taliban melarikan diri dari penjara Kandahar bulan lalu.
Kandahar dikenal sebagai tempat kelahiran Taliban dengan kota dan wilayah sekitarnya sering mengalami kekerasan yang serius.
Kekerasan datang seminggu setelah pejuang Taliban memperingatkan gelombang baru serangan terhadap pasukan asing, pasukan keamanan Afghanistan dan pejabat pemerintah.
Gelombang kekerasan tetap meningkat meskipun kehadiran hampir 150.000 pasukan asing di Afghanistan. (fq/prtv)
Sumber: http://www.eramuslim.com

Peringatan "Nakba" 15 Mei di Seluruh Palestina

Pasukan Oposisi Libya Kembali Kecam NATO