PM Irlandia Serukan Israel Tidak Gunakan Kekerasan Hadapi Freedom Flotilla II

Perdana Menteri Irlandia Enda Kenny rabu kemarin (29/6) menyerukan Israel untuk menghindari tindakan yang dapat membahayakan para aktivis yang berlayar dengan armada bantuan internasional yang berencana untuk mengangkat blokade laut Gaza.
Sekitar 25 penumpang dan awaknya akan melakukan perjalanan dengan menggunakan kapal “Saoirse”, salah satu dari 10 kapal yang mencoba untuk meninggalkan pelabuhan Yunani Piraeus, dekat Athena, untuk menuju daerah kantong Palestina Gaza.
“Saya akan menyerukan kepada pemerintah Israel untuk tidak mengambil tindakan apapun yang akan menyebabkan cedera atau bahaya lain terhadap mereka yang ada di armada,” kata Kenny kepada majelis rendah parlemen.
“Kami mendukung situasi di mana tidak ada kegiatan serupa seperti yang terjadi sebelumnya di mana orang kehilangan nyawa mereka ketika pasukan Israel naik ke kapal pada kesempatan terakhir.”
Pada Mei tahun lalu pasukan komando Israel menyerbu kapal utama dari armada sebelumnya, menewaskan sembilan warga Turki dalam sebuah langkah yang dikecam oleh dunia internasional.
Kenny mengatakan ia telah mengunjungi Gaza di masa lalu untuk melihat situasi di sana secara langsung, meski ia menghormati motif peserta, namun ia menyarankan para aktivis tidak melakukan perjalanan ke Gaza sementara blokade laut Israel masih berlaku.
“Saya sangat bersimpati dengan rakyat Gaza,” kata Kenny.
“Saya pernah ke sana, saya telah bertemu dengan pemimpin kelompok, saya telah bertemu dengan orang-orang profesional yang telah mampu memberikan kemampuan terbaik mereka dengan bepergian ke luar Gaza.”
Kenny mengatakan Uni Eropa akan terus menggunakan inisiatif diplomatik dan politik untuk mengulang perundingan Israel-Palestina.(fq/afp)
Sumber: http://www.eramuslim.com

Inggris Tidak Akan Tiru Langkah Prancis Pasok Senjata untuk Pemberontak Libya

Israel Bersiap untuk Situasi Terburuk Bentrok Dengan Freedom Flotilla II