PM Israel Keliling Eropa Cari Dukungan Tolak Rekonsiliasi Palestina

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Rabu (4/5) bahwa pakta persatuan antara Fatah dan Hamas adalah pukulan luar biasa bagi perdamaian dan dirinya bersumpah untuk memberikan titik tekan soal ini dalam pembicaraan dengan para pemimpin Inggris dan Perancis.

Netanyahu membuat pernyataan ini di London setelah Presiden Palestina dan pemimpin Fatah Mahmud Abbas “berdamai” dengan pemimpin Hamas Khalid Misyal pada upacara di Kairo pada hari Rabu, mengakhiri permusuhan hampir empat tahun di antara kedua faksi yang saling bertikai tersebut.
“Apa yang terjadi hari ini di Kairo merupakan pukulan yang luar biasa untuk perdamaian dan kemenangan besar bagi terorisme,” kata Netanyahu kepada wartawan menjelang pertemuan dua jam dengan Perdana Menteri Inggris David Cameron.
Dia menambahkan bahwa kecaman baru-baru ini Hamas terkait pembunuhan pemimpin Al-Qaidah Usamah bin Ladin oleh pasukan AS membuktikan bahwa kelompok ini membawa Palestina ke dalam politik mainstream yang hanya akan membahayakan peluang perdamaian di Timur Tengah.
“Ini merupakan kemunduran luar biasa bagi perdamaian dan kemajuan yang besar untuk teror,” katanya menegaskan.
Kunjungan Netanyahu ini juga memperingatkan adanya sebuah perjuangan besar sekarang yang sedang berlangsung di Timur Tengah antara kekuatan-kekuatan demokrasi dan moderasi, dan kekuatan tirani dan teror.
“Saya pikir nasib Timur Tengah dan nasib perdamaian tergantung pada keseimbangan,” tambahnya.
Netanyahu akan terbang ke Paris pada hari Kamis ini (5/5) untuk menyampaikan kasusnya kepada Presiden Perancis Nicolas Sarkozy pada saat Israel mencoba untuk melawan PBB memberikan pengakuan atas negara Palestina. (fq/afp)
Sumber: http://www.eramuslim.com

Ratusan Loyalis Mubarak Bentrok Dengan Massa Anti-Mubarak di Kairo

Cyrus Yang Agung, sang Pendiri Kekaisaran Persia