Presiden Libanon: Israel Lakukan Genosida di Dataran Tinggi Golan

Libanon mengecam keras terjadinya pembunuhan Israel terhadap lebih dari 20 orang yang melakukan aksi protes untuk menandai peringatan pendudukan Tel Aviv dari tanah Arab dengan menyebut tindakan itu sebagai genosida.
Pada hari Senin kemarin (6/6), kantor Presiden Libanon Michel Sleiman mengeluarkan pernyataan mengutuk “pembantaian yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel di Dataran tinggi Golan yang menyebabkan terbunuhnya 23 martir tak bersenjata,” lapor Xinhua.
Korban tewas, termasuk seorang wanita dan seorang anak, terjadi pada hari Minggu ketika pasukan Israel melepaskan tembakan melawan para demonstran di Suriah karena mereka berusaha mendekati dataran tinggi Golan.
Para demonstran melakukan aksi memperingati peringatan Naksa Day atau Hari Kemunduran yang terjadi pada 5 Juni 1967, ketika Tel Aviv menduduki Dataran Tinggi Golan Suriah serta wilayah Palestina di Jalur Gaza, Tepi Barat, dan Timur Al-Quds (Yerusalem).
kantor Sleiman juga menegaskan bahwa agresi Israel tidak akan pernah memaksa rakyat Palestina dan negara-negara Arab untuk menghentikan seruan mereka untuk hak penuh rakyat Palestina, termasuk hak untuk kembali ke wilayah di tanah air mereka yang diduduki selama Perang Enam Hari 1967.(fq/prtv)
Sumber: http://www.eramuslim.com

Laporan: 40% Tubuh Presiden Yaman Menderita Luka Bakar

Tripoli Kembali Diguncang Serangan Udara oleh NATO