Senat AS: Putuskan Bantuan Jika Palestina Ngotot Minta Pengakuan Negara di PBB

Senat AS Rabu kemarin (29/6) menyetujui RUU yang menyerukan penghentian bantuan Amerika kepada Otoritas Palestina jika Palestina bersikeras untuk melaksanakan rencana mereka mendapatkan pengakuan PBB dalam upaya deklarasi kenegaraan pada bulan September mendatang.
RUU ini disetujui oleh semua 89 senator yang hadir. Inisiator RUU adalah dua senator dari kubu Demokrat Ben Cardin Maryland dan Senator Republik Susan Collins dari Maine.
RUU menetapkan bahwa senat menentang “setiap upaya untuk membangun atau mencari pengakuan atasnegara Palestina di luar kesepakatan negosiasi antara pemimpin Israel dan Palestina.”
Cardin menjelaskan bahwa Senat telah menyampaikan pesan yang jelas kepada masyarakat internasional dengan RUU ini, yang menyatakan bahwa pengakuan PBB terhadap negara Palestina pada tahap ini tidak akan mempromosikan perdamaian. Sebuah kesepakatan harus dicapai hanya melalui negosiasi saja, katanya menambahkan.
RUU ini juga mendesak Presiden AS untuk mempertimbangkan menangguhkan bantuan kepada Otoritas Palestina sambil menunggu review dari kesepakatan persatuan antara Fatah dan Hamas.
RUU Senat juga menentukan bahwa hukum Amerika Serikat menghalangi bantuan kepada Otoritas Palestina yang berbagi kekuasaan dengan Hamas kecuali Otoritas Palestina dan semua menteri terbuka menerima hak Israel untuk eksis serta mengakui semua pemahaman dan perjanjian sebelumnya dengan Pemerintah Amerika Serikat dan Israel.
Para pejabat Israel pada hari Rabu kemarin menyatakan kepuasan mereka dengan keputusan Senat, melihat hal tersebut sebagai dukungan AS terhadap apa yang ditelah disampaikan oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu selama ia berbicara kepada Kongres AS.
Dalam beberapa bulan terakhir, Israel telah menekan anggota parlemen Amerika agar menekan Gedung Putih untuk mengancam dengan sanksi ekonomi kepada Palestina jika mereka memutuskan untuk beralih ke PBB dan menyatakan kenegaraan mereka.
Israel yakin bahwa membatasi bantuan Amerika untuk PA secara signifikan dapat mempengaruhi keputusan pimpinan Palestina untuk mencari pengakuan kenegaraan dari PBB.
“Tanpa uang Amerika tidak ada Palestina,” kata sumber pejabat senior Israel. “Orang-orang Palestina tahu itu, dan karena mereka berselisih atas langkah apa yang tepat bagi mereka.”(fq/ynet)
Sumber: http://www.eramuslim.com

Laporan: Amerika Melanjutkan Kontak Resmi Dengan Ikhwanul Muslimin

Israel Sabotase Kapal Irlandia yang Akan Berlayar ke Gaza