Tentara Suriah Serbu Jisr al-Shughour

Pasukan pemerintah Suriah masuk ke kota Jisr al-Shughour di utara sebagai bagian dari penumpasan oleh penguasa terhadap aksi protes, kata satu laporan.
Para saksi mata melaporkan suara tembakan dan rumah-rumah yang dibakar, dan tentara memasuki kota setelah membomnya selama 24 jam.
Pemerintah mengatakan mereka mencoba memulihkan ketertiban setelah mengklaim 120 personel keamanan terbunuh.
Tetapi penduduk mengatakan mereka tewas setelah terjadi pemberontakan dan pertempuran diantara pasukan keamanan itu sendiri.
Gerak maju pasukan pemerintah membuat lebih banyak lagi warga melarikan diri ke perbatasan Turki, bergabung dengan lebih 4.300 orang yang sudah menyeberang.
Krisis
Para pejabat AS mengatakan penumpasan oleh penguasa Suriah itu menimbulkan krisis kemanusiaan, dan meminta agar Komite Palang Merah Internasional (ICRC) dibolehkan masuk ke Suriah utara.
Di perbatasan sebelah Turki, kam sudah penuh dengan pengungsi dan kam yang ketiga sekaran terisi dengan cepat.
Para pengungsi memerlukan makanan, tenda dan tilam tetapi pasok medis yang sangat banyak diminta untuk melayani orang yang luka-luka dalam jumlah besar.
Para pegiat dan penduduk mengatakan tentara membom Jisr al-Shughour selama 24 jam, baru kemudian mereka masuk.
“Tank-tank datang dari selatan melepaskan tembakan roket secara membabi buta dan mengarahkan peluru senapan mesin ke setiap sudut kota,” kata seorang warga kepada kantor berita Reuters.
Sumber: http://www.bbc.co.uk/indonesia

Penjajahan dan Gerakan Kemerdekaan Indonesia

Amerika Mengecam Keras Suriah