Ternyata Ratusan Anggota Hamas Menjadi Tahanan Penjara Oleh Mahmoud Abbas Di Tepi barat

Dr Aziz Dwaik, ketua parlemen Palestina, Jumat mendesak Mahmoud Abbas, yang diklaim sebagai Presiden Palestina. untuk melepaskan semua tahanan politik di penjara Otoritas Palestina (OP) di Tepi Barat.

Dalam sebuah wawancara dengan Press Quds pada hari Jumat, Dwaik mengkritik media yang dikontrol Fatah di Tepi Barat karena memutar fakta dengan menyalahkan Hamas menggunakan tahanan politik untuk menghindari rekonsiliasi nasional.

“Tak ada adat ataupun hukum yang mengizinkan rakyat Palestina menahan sesama orang Palestina karena afiliasi politik,” kata Dwaik.

Dia menggarisbawahi bahwa ratusan tahanan politik, sebagian besar dari Hamas, masih dipenjara di penjara Abbas di Tepi Barat, dan mereka menjadi sasaran keras penyiksaan fisik dan moral.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa penjara OP penuh dengan pendukung Hamas, beberapa dari mereka sudah berusia lanjut dan sakit dan harus menjalani penahanan yang yang sangat tidak manusiawi; bahkan beberapa dari mereka adalah pasien kanker. (sa/pic)

Sumber: http://www.eramuslim.com/

KD dan Raul Akan Menikah Desember Ini.

Bolivia Akui Negara Palestina