Tim Garuda Harus Merelakan Piala AFF ke Pelukan Malaysia

Sekali lagi Indonesia kembali harus mengubur mimpi menjadi yang terbaik di panggung sepakbola Asia Tenggara. Meski menang 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (29/12), tim Garuda harus merelakan Piala AFF tahun ini ke pelukan Malaysia yang unggul agregat 4-2.

Perlahan Indonesia menguasai jalnnya permainan dan mengurung pertahanan lawan memasuki 10 menit paruh pertama. Hingga peluang emas dimiliki pada menit ke-19. Sundulan Arif Suyono mengenai tangan pemain lawan dan wasit Peter Green menunjuk titik putih. Sayang penalti dari Firman Utina terlalu lemah dan arahnya bisa dibaca kiper Malaysia Khairul Fahmi.

Indonesia mencoba bangkit, sementara Malaysia sesekali melancarkan serangan. Salah satunya tembakan jarak jauh Mohammad Ashaari Shamsuddin di menit ke-21 yang bisa ditepis Markus Haris Maulana. Tim asuhan Alfred Riedl terus merangsek namun gelombang serangan itu tak juga berbuah gol. Satu peluang timnas di detik-detik akhir sebelum turun minum mampu dipatahkan Amar Rohidan di mulut gawang. Hingga babak pertama usai skor tetap kacamata.

Selepas istirahat Indonesia kembali mengendalikan permainan. Akan tetapi keteledoran Maman Abdurachman berbuah malapetaka bagi gawang Indonesia. Kesalahan Maman dalam mengirim umpan dimanfaatkan menjadi serangan balik bagi Malaysia yang dituntaskan dengan baik oleh Mohammad Safee Sali di menit ke-54. Ini merupakan gol kelima Safee yang semakin memantapkan dirinya di puncak daftar top skorer.

Beberapa menit kemudian Riedl merespon dengan memasukkan dua darah segar sekaligus, Bambang Pamungkas dan Eka Ramdani. Gol tersebut sedikit banyak meruntuhkan mental bertanding timnas yang secara agregat tertinggal empat gol. Serangan yang dibangun menjadi lemah dan kurang koordinasi.

Arif Suyono yang mengalami cedera paha ditandu keluar. Ia digantikan Tony Sucipto yang mengisi bek kiri, sedangkan Muhammad Nasuha didorong ke sayap kiri. Strategi ini menghasilkan gol balasan ketika Nasuha memaksimalkan bola rebound yang ditepis kiper lawan. Skor imbang 1-1 dan agregat 1-4 masih untuk Malaysia.

Malaysia mengancam lewat Safiq Rahim yang bisa digagalkan Markus, namun dua menit sebelum bubaran tembakan keras tembakan keras Muhammad Ridwan yang mengenai pemain bertahan lawan tidak mampu dibendung Khairul dan bola melesak ke gawang Malaysia. Indonesia 2, Malaysia 1.

Menjelang berakhirnya permainan, Indonesia terus menyerang. Tendangan bebas Bambang pun bisa ditepis Khairul yang bermain tenang. Hingga pertandingan usai skor tak juga berubah. Malaysia dengan demikian untuk pertama kalinya menjuarai titel bergengsi ini.

sumber: liputan6

Seorang Nenek 77 Tahun Dapat Jodoh di Facebook

Justin Bieber Bantah Kalau Dirinya Berciuman Dengan Selena Gomez