Tripoli Kembali Diguncang Serangan Udara oleh NATO

Ledakan keras mengguncang Tripoli awal pada Selasa pagi ini (6/7) dalam apa yang tampaknya peningkatan serangan udara NATO di ibukota Libya, dan bersamaan dengan itu pasukan pemberontak merebut sebuah kota di barat, berhasil mengusir pasukan Muammar Gaddafi.
Ledakan terdengar di Tripoli pada hari Senin malam dan Selasa pagi ini – merupakan serangan terbaru dalam beberapa putaran pemboman dalam dua hari terakhir, kata seorang saksi mata kepada Reuters.
TV Libya mengatakan lingkungan al-Karama diserang oleh pasukan NATO, yang telah menjadi target pemboman sejak Maret lalu.
Laporan selanjutnya mengatakan sebuah stasiun telekomunikasi yang menjadi sasaran serangan bom pesawat tempur NATO.
“Para agresor tentara salib kolonial malam ini menyerang dan menghancurkan pusat komunikasi di barat Tripoli, memutuskan saluran komunikasi di beberapa daerah. Stasiun telekomunikasi ini merupakan sasaran sipil,” lapor TV Libya.
Sementara itu pemberontak mengontrol timur Libya, kota barat Misrata dan pegunungan dekat perbatasan dengan Tunisia. Tapi mereka tidak mampu untuk maju ke ibukota melawan pasukan Gaddafi, meskipun ada serangan udara NATO.(fq/reu)
Sumber: http://www.eramuslim.com

Presiden Libanon: Israel Lakukan Genosida di Dataran Tinggi Golan

Diplomat China Kunjungi Pemberontak Libya di Benghazi