WikiLeaks: Pasukan Inggris Buat Kacau Di Helmand


Pasukan Inggris (Foto: The Sun )
LONDON – WikiLeaks kembali memaparkan kekacauan yang terjadi selama perang di Afghanistan. Lewat dokumen rahasia yang baru dikeluarkan, terungkap bahwa Amerika Serikat dan Afghanistan mencela upaya pasukan Inggris di Provinsi Helmand.

Bocoran kawat dari WikiLeaks menyebutkan beberapa petinggi Afghanistan, termasuk Presiden Hamid Karzai, mengkritik pasukan Inggris yang tidak mampu menjaga keamanan di wilayah provinsi selatan Afghanistan itu.
Dalam memo yang dikirim pada April 2007, Komandan Pasukan Nato di Afghanistan, saat itu Jenderal Dan McNeill, mengatakan kepada seorang agen pengawas narkoba AS, pihaknya kecewa dengan upaya yang dilakukan oleh Inggris.
“Membuat kekacauan di Helmand, taktik yang digunakan sepenuhnya salah,” ungkap McNeill seperti dikutip AFP, Jumat (3/12/2010).
Pandangan sama juga diutarakan Presiden Hamid Karzai. 
“Saat saya kembali ke Afghanistan, hanya 14 pasukan AS yang mengawal saya. Helmand saat itu aman untuk para perempuan pergi ke sekolah. Sekarang Pasukan Inggris berada di Helmand dan warga merasa tidak aman,” cetus Karzai dalam bocoroan kawat dari WikiLeaks.
Kebanyakan kritikan diarahkan kepada Pasukan Inggris karena mereka gagal menjaga keamanan di Kota Sangin. 
Mengenai pandangan ini, Kementerian Pertahanan Inggris (MoD) mengeluarkan pernyataan yang membela kontribusi pasukan mereka dan menyatakan situasi di Sangin terus meningkat positif hingga kini. 

(faj)

Sumber: http://international.okezone.com/

Hillary Sampaikan Penyesalan Terkait Bocoran Dokumen

Yaman: Informasi WikiLeaks Tidak Akurat!