WikiLeaks Ungkap Dokumen Rahasia Indonesia-Amerika

JAKARTA, INDONESIA, Manycome.com – Pemerintah Indonesia terus memantau dan mempelajari isi dokumen rahasia pemerintah Amerika Serikat yang dibeberkan oleh laman `Wikileaks` karena beberapa di antaranya disebutkan terkait dengan Indonesia.

`Kita kumpulkan dulu, pelajari, sekarang tahap pengumpulan, dan mereka mengatakan ada kategori rahasia, ada kategori yang tidak rahasia dan juga ada yang agak sensitif. Kita kumpulkan dulu,` kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, di Jakarta, Jumat, seusai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima CEO Forbes Media Steve Forbes.

Wikileaks memuat bocoran kabel diplomatik banyak negara. Untuk Indonesia, ada lebih dari 3 ribu informasi yang dimuat. Informasi-informasi sensitif yang dimuat Wikileaks antara lain, masalah peralatan militer untuk Kopassus. Sejak 1999, militer AS tidak boleh melatih tentara negara lain yang dianggap melanggar HAM, di antaranya adalah Kopassus di Indonesia.

Namun, Dephan AS masih melatih Kopassus yang disetujui oleh Kedutaan AS Jakarta. Pasukan Baret Hijau AS melatih Kopassus dalam perang kota, teknik penembak sniper mutakhir, operasi penerjunan udara, pertempuran jarak dekat, dan operasi psikologis.

Informasi lain mengenai Timor Timur. Pemerintahan Bill Clinton menekan Pemerintah RI agar menerima kehadiran pasukan perdamaian internasional di Timor Timur usai jajak pendapat 1999 yang disusul kerusuhan. Pemerintahan Clinton menekan dengan ancaman penghentian bantuan ekonomi.

Ada pula laporan mengenai Pemilu 2004. Di situ, SBY disebut the thinking general. Assesment juga memuat resistensi AS bila Wiranto menjadi presiden RI. Sebab, hubungan dengan AS akan sangat rumit karena Kongres AS menaruh perhatian pada isu HAM Timor Timur. Pada Februari 2003, Penuntut PBB memang mendakwa Wiranto atas pelanggaran HAM di Timor Timur tahun 1999 dan perintah penahanan telah dikeluarkan interpol, yang berarti dia bisa ditahan bila meninggalkan Indonesia.

WikiLeaks Bocorkan Dokumen AS Tentang UFO

Bahnhof Bunker: Markas Server WikiLeaks+Foto